Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Metaverse Facebook Sedang Tidak Baik-baik Saja, Rugi Rp 143 T
    Insight News

    Metaverse Facebook Sedang Tidak Baik-baik Saja, Rugi Rp 143 T

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Februari 2022Updated:10 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Induk Facebook atau sekarang bernama Meta sedang tidak baik-baik saja. Sektor dunia virtual atau Metaverse dalam perusahaan ternyata mengalami rugi besar US$10 miliar tahun lalu dan diperkirakan akan terus bertambah.

    Reality Labs merupakan segmen perusahaan yang ditugasi membangun visi Metaverse perusahaan. Ini juga termasuk di dalamnya pendapatan dari hardware seperti headset virtual reality (VR) Meta Quest.

    Sayangnya Reality Labs terus mengalami kerugian selama tiga tahun dari 2019. Berikut rinciannya, dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (9/2/2022):

    • Tahun 2019 : kerugian bersih US$4,5 miliar (Rp 64,6 triliun) dari pendapatan US$501 juta (Rp 7,1 triliun).
    • Tahun 2020 : kerugian bersih US$6,62 miliar (Rp 95,1 triliun) dari pendapatan US$1,14 miliar (Rp 16,3 triliun).
    • Tahun 2021 : kerugian bersih US$10,19 miliar (Rp 146,3 triliun), pendapatannya US$2,27 miliar (Rp 32,6 triliun).

    Kerugian Reality Labs tahun lalu sejalan dengan yang dikatakan Zuckerberg tahun lalu yang diharapkan diinvestasikan di sana.

    Namun kerugian nampaknya akan terus bertambah. CFO Meta, David Wehner memperkirakan kerugian operasional akan meningkat secara signifikan tahun 2022.

    Kerugian yang dialami tersebut nyatanya menghambat profit yang didapatkan Meta tahun ini. Jika bukan karena Reality Labs, perusahaan akan punya laba lebih dari US$56 miliar (Rp 804,5 triliun) sepanjang tahun lalu.

    Namun mengapa Meta mau menghabiskan uang sebanyak itu? Wehner menyebut kerugian US$4,2 miliar (Rp 60,3 triliun) berhubungan dengan biaya karyawan, penelitian dan pengembangan, serta biaya barang yang dijual.

    CNBC Internasional menuliskan kerugian ini menunjukkan Meta unggul dalam membangun Metaverse. Tidak seperti perusahaan lain yang membidik dunia virtual itu seperti Roblox dan Epic Games, Meta lebih berani untuk tidak membatasi jumlah uang yang dikeluarkan.

    Meta juga masih punya banyak waktu mewujudkan dunia virtual itu. Eksekutif perusahaan menyebutkan butuh hingga 15 tahun mewujudkan visi mereka sepenuhnya, dan cukup waktu untuk Meta beralih strategi mencari sumber uang baru.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/npb)



    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.