Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Merah Putih Fund Sudah Lama Heboh, Kapan Betulan Muncul?
    Insight News

    Merah Putih Fund Sudah Lama Heboh, Kapan Betulan Muncul?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Februari 2023Updated:13 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan modal ventura patungan BUMN, Merah Putih Fund, direncanakan akan meluncur bulan depan, tepatnya Maret 2023.

    Hal tersebut diungkap oleh Chief Finance Officer Mandiri Capital Indonesia (MCI) Rino Bernando saat temu media di Kantor MCI, Rabu (8/2/2023).

    “Semoga, saya bilang semoga lancar ya. Karena ada faktor internal yang ga bisa kita kontrol,” ujarnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Faktor internal yang ia sebut termasuk masih ada beberapa pihak yang harus melakukan injeksi modal dan ada banyak kepentingan governance yang perlu dibereskan.

    Karena ini merupakan pendanaan pertama yang melibatkan General Partners atau pengelola dana itu berasal dari ventures capital BUMN.

    “Tahu sendiri kan kalau BUMN governance nya harus kuat. Karena apapun berhubungan dengan aset negara dan sebagainya,” jelas dia.

    “Jadi memang soal governancenya harus kita buat bener-bener rapih. Itu yang membuat prosesnya cukup panjang,” imbuh Rino.

    Sementara itu, dari sisi portofolio, ia masih belum bisa menyebutkan apa saja dan berapa yang berasal dari MCI.

    Menurut Rino portofolio yang akan mendapat suntikan dana akan dipilih ulang oleh investment committee di Merah Putih Fund.

    “Iya, setiap VC BUMN ada perwakilan investment committee. Nah itu harus ada forum untuk menentukan siapa yang akan di-invest. Saya ga bisa bicara sekarang karena nanti ada komitenya,” terang dia.

    Dan kenapa prioritas untuk di tahap awal ini dari setiap ventures capital BUMN, dilakukan demi memitigasi risiko, sehingga membuatnya terukur dan fokus pada portofolio terbaik di antara VC yang ada.

    Untuk diketahui dana investasi “pelat merah” ini sudah memperoleh lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Ketua PMO Merah Putih Fund, Eddi Danusaputro, mengatakan, Merah Putih Fund berencana untuk menyelesaikan target penghimpunan dana di awal sebesar 300 juta dollar AS atau Rp 4,4 triliun pada Q1 tahun ini.

    Hanya ada modal ventura dari BUMN Indonesia, seperti BNI Ventures, Mandiri Capital Indonesia, MDI Ventures, BRI Ventures, dan Telkomsel Mitra Inovasi, yang akan berpartisipasi dalam putaran pertama pendanaan.

    “Di first close ini yaitu sekitar awal tahun depan targetnya menghimpun dana US$ 300 juta, di second close US$ 300 juta, third close itu ada tambahan lagi US$ 300 juta, jadi mungkin antara US$ 600-900 juta [Rp 8,9-13,4 triliun],” kata Eddi saat segmen PROFIT di CNBC Indonesia Agustus tahun lalu.

    [Dexpert.co.id]

    (dem)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.