Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Menkominfo Johnny Pamer Infrastruktur Digital Era Jokowi
    Insight News

    Menkominfo Johnny Pamer Infrastruktur Digital Era Jokowi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Desember 2022Updated:6 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Kominfo, Johnny Plate memamerkan sejumlah infrastruktur digital Indonesia di era Presiden Joko Widodo. Salah satunya adalah jaringan kabel serat optik yang sudah tersedia di seluruh wilayah Indonesia.

    “Seluruh wilayah Indonesia sudah terfasilitasi fiber optik pita lebar. Persoalan kita bagaimana memanfaatkannya menganggarkannya karena ini layanan komersial,” jelas Johnny dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Percepatan dan Peluasan Digitalisasi Daerah, Selasa (6/12/2022).

    “Bayangkan fiber optik ini kita gelar di negara tetangga kita pulau itu dililit seluruh fiber optik kita negara besar”.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu, juga ada satelit dengan kapasitas masing-masing 2 x 150 GB. Satelit ini digunakan untuk melayani titik layanan publik yang ada di seluruh negeri, mylai dari sekolah hingga fasilitas kesehatan.

    Base Transceiver Station (BTS) juga jadi salah satu infrastruktur yang disinggung Johnny. Dia menuturkan saat ini sudah ada 500 ribu BTS yang dibangun oleh sektor privat. Bahkan, Menkominfo mengklaim BTS kini tersedia setiap 10 meter.

    Indonesia juga tengah menyiapkan pusat data permanen pemerintah. Johnny menjelaskan kapasitas pusat data itu sangat besar dan diharapkan bisa selesai sebelum akhir pemerintah saat ini.

    “Kita sudah groundbreaking pusat data permanen pemerintah dengan kapasitas besar tier 4 standar global tertingginya. Mudah-an sebelum akhir periode pemerintah ini bisa kita gunakan,” kata Johnny.

    Jadi saat itu, tidak ada lagi pusat data di tiap daerah. Namun semua akan terpusat di pusat data yang baru tersebut.

    Untuk saat ini, Johnny meminta pemerintah daerah menggunakan pusat data yang sudah disiapkan sementara. “Dan saya minta pemda menggunakan pusat data di Kominfo. Itu sudah dibiayai APBN. Tidak perlu double-double, kita gunakan biayanya efisiensi puluhan triliun bisa dihemat,” ungkapnya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/npb)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.