Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Menkes BGS Beberkan Kabar Pasien Monkeypox Pertama RI
    Insight News

    Menkes BGS Beberkan Kabar Pasien Monkeypox Pertama RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Agustus 2022Updated:31 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia sudah mengidentifikasi kasus pertama Monkeypox dan diumumkan pertengahan bulan ini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pasien tersebut sudah sembuh.

    “Saya baru terinformasi bahwa pasien yang sekarang sudah sembuh,” kata Budi dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Selasa (30/8/2022).

    Dia menjelaskan kasus pertama ini terdeteksi varian dari Afrika Barat. Varian tersebut adalah yang tidak terlalu parah dibandingkan dengan kasus dari Afrika Tengah.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pasien yang teridentifikasi tersebut merupakan laki-laki berusia 27 tahun dari Jakarta. Dia terdiagnosa 19 Agustus 2022 lalu.

    Budi juga menjelaskan di Indonesia trdapat 42 suspek Monkey Pox. Lalu dari jumlah itu dites PCR, 38 diantaranya dipastikan bukan cacar monyet, 1 kasus terkonfirmasi, dan 3 orang masih dalam proses pengecekan.

    Untuk Monkey Pox, dia mengatakan strategi penanganannya sama dengan Covid-19. Yakni melalui deteksi, teurapoetik, vaksinasi, dan protokol kesehatan.

    “Dari vaksinasi sudah memesan 2000 dosis dari Bavarian Nordic, dibantu KBRI Denmark,” ungkapnya.

    Dia juga mengatakan sebenarnya masyarakat yang lahir 1980 ke atas sebenarnya sudah mendapatkan vaksin cacar. Menurutnya orang-orang tersebut sudah memiliki perlindungan dari penyakit itu, karena mirip kedua virus.

    “Sehingga dmeikian kta relatif terlindungi dari Monkey Pox. Itu Asia lebih rendah, karena di Eropa eliminasi Small Pox lebih dulu dan lebih cepat dari Asia,” jelas Budi.

    Karena cacar monyet tidak begitu fatal, Budi mengatakan cukup bisa dengan obat biasa. “Yang dipastikan jangan sampai terjadi secondary infection, rumah sakit rujukan disiapkan untuk Monkey Pox,” kata Budi.


    Artikel Selanjutnya


    Cacar Monyet Usai Covid, Ramalan Bill Gates Terbukti Lagi?

    (dem)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.