Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Menkes Beberkan ‘Jasa’ Covid untuk Industri Kesehatan RI
    Insight News

    Menkes Beberkan ‘Jasa’ Covid untuk Industri Kesehatan RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Agustus 2022Updated:9 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, belajar dari pandemi Covid-19 bahwa mesin genome sequencing bukan hanya digunakan untuk mendeteksi varian dari virus atau bakteri.

    Genome sequence ini ia sebut bisa memahami kondisi komponen terkecil dari makhluk hidup yang namanya DNA. Dengan mengetahui kondisi dari DNA seorang manusia, kita bisa benar-benar tahu secara precise yang bersangkutan sakit apa dan cara mengobatinya seperti apa.

    “Nah teknik bioteknologi ini akan sangat berperan ke depan untuk mendukung konsep baru di industri kesehatan yang namanya precision and personalized medicine,” kata Budi saat menjadi pembicara dalam Economic Update di CNBC Indonesia, Senin (8/8/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Jadi kita bisa dengan sangat pasti tahu kanker yang dialami oleh seorang ini disebabkan oleh yang mana, kemudian mengobatinya caranya seperti apa,” imbuh pria yang akrab disapa BGS ini.

    Bioteknologi ini, kata dia, satu level di atas dari teknologi yang sudah ada saat ini. Dia menggunakan teknologi yang bisa dengan sangat tajam dan dipersonalisasi mengenai penyakitnya seseorang itu apa, penyebabnya di mana dan cara mengobatinya seperti apa.

    Banyak negara sudah mulai masuk ke bidang ini. BGS sadar betul bahwa kali ini Indonesia jangan sampai ketinggalan, sebab di Indonesia sangat kaya keragaman dan varietas genom. RI kini memiliki kemampuan untuk membangun data genomik tersebut karena upaya penanggulangan Covid-19 membuat infrastruktur pengujian DNA, yaitu mesin PCR, tersedia di seluruh Indonesia.

    “Terima kasih Covid kita jadi punya lebih dari 1.100 lab PCR di seluruh Indonesia,” tuturnya.

    Jadi, jangan sampai diambil oleh negara-negara lain yang membuat bisa memahami genetik yang menyebabkan penyakit apa, sehingga mereka yang bisa mengeluarkan produk atau layanan kesehatan.

    “Itu yang sebenarnya kita mau loncat ke depan agar kita tidak kalah dengan negara-negara maju untuk mempersiapkan membangun sektor kesehatan yang jauh lebih advance di tanah air kita.” pungkas.

    [Dexpert.co.id]

    (dem)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.