Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mengungkap Lokasi Dunia Hilang yang Hanya Ada di Wilayah RI
    Insight News

    Mengungkap Lokasi Dunia Hilang yang Hanya Ada di Wilayah RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Agustus 2023Updated:26 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dunia hilang ditemukan di wilayah Indonesia. Tepatnya di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia.

    Temuan ini ditemukan saat tim peneliti dari Zoological Society of London (ZSL) melakukan ekspedisi pada hewan punah. Penelitian berjudul ‘Proceedings of the Royal Society B’ dibuat 2011 hingga 2014.

    “Penemuan di area ini bisa membuka wawasan yang menakjubkan soal dunia yang hilang. Ada banyak hewan yang berevolusi di kepulauan Wallacea yang terisolasi tetapi kemudian punah seiring munculnya peradaban manusia modern,” papar anggota peneliti di ZSL, Samuel Turvey, dikutip dari Mongabay, Jumat (25/8/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sumba dilaporkan berisi sejumlah spesies sejak 12 ribu tahun lalu. Di sana merupakan rumah bagi hewan langka seperti fosil komodo dari Pulau yang bernama sama.

    Selain komodo, wilayah itu memang dikenal sebagai tempat tinggal untuk gajah mini, tikus, hingga kadal raksasa.

    Peneliti mendapatkan fosil dari wilayah yang diberi nama Wallacea. Daerah tersebut terdiri dari Sumba, Sulawesi, Lombok, Flores, Halmahera, Buru, dan Seram.

    Daerah itu diberi nama yang berasal dari ahli biologi Alfred Wallacea, yang merupakan orang pertama yang memberikan batasan wilayah berdasarkan penyebaran spesies hewan di Indonesia pada abad ke-19.

    Wallacea sempat sangat populer pada 2004. Saat itu sekelompok arkeolog menemukan fosil makhluk punah, seperti Hobbit atau Homo Floresiensis di bagian utara Sumba.

    Sayang riset soal Sumba masih jarang dilakukan. Termasuk terkait survei fosil dan kehidupan liar di wilayah itu.

    Penelitian selanjutnya diharapkan bisa dilakukan. Jadi para peneliti dapat informasi lebih baik soal evolusi spesies di Sumba.

    “Mungkin karena terlalu banyak pulau di Indonesia untuk dipelajari. Masih jarang biologis atau paleontologis yang fokus pada wilayah beragam di Indonesia,” terang Turvey.



    Artikel Selanjutnya


    Terungkap! ‘Dunia Hilang’ Ditemukan di RI, Ini Lokasinya

    (npb/npb)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.