Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Media Asing Sorot Aturan AI di Indonesia, Bilang Begini
    Insight News

    Media Asing Sorot Aturan AI di Indonesia, Bilang Begini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Desember 2023Updated:9 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia telah menyusun pedoman etika bagi pengembang yang menggunakan kecerdasan buatan (AI). Pedoman ini berguna menjadi “pagar” pembatas dan mencegah potensi penyalahgunaan teknologi baru.

    “Kegiatan pemrograman berbasis AI harus didasarkan pada etika yang mengatur penggunaan dan pengembangannya,” menurut rancangan yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Aturan soal AI di Indonesia turut disorot media asing. Pasalnya, negara-negara lain juga tengah ramai membicarakan soal pentingnya regulasi AI agar tak mendatangkan mudarat.

    Sejauh ini, Uni Eropa telah berdiskusi panjang untuk menetapkan aturan AI. Amerika Serikat (AS), Inggris, dan China pun memiliki perhatian khusus soal aturan AI.

    Menurut laporan Reuters, aturan AI di Indonesia melalui ‘Surat Edaran’ menjadi panduan pendahulu yang “ramah bisnis” di antara negara-negara Asia Tenggara lainnya.

    “Panduan ini meminta perusahaan untuk mempertimbangkan perbedaan budaya negara dan memperingatkan risiko penggunaan AI untuk misinformasi,” begitu tertulis dalam laporan Reuters, Jumat (8/12/2023).

    Dalam Draf tertulis bahwa panduan tersebut diperlukan untuk memitigasi semua dampak dan kerugian yang mungkin terjadi akibat penggunaan AI.

    Draf juga akan memberi rekomendasi bagi pengembang untuk menyiapkan strategi manajemen risiko jika bencana penggunaan AI terjadi, dan menyiapkan pelaporan serta mekanisme pemulihan dari insiden tersebut.

    Namun, Reuters menuliskan draf tersebut belum merinci jenis kerugian atau bencana akibat penggunaan AI.

    Pedoman etika juga mencakup perlindungan privasi dan kemanusiaan, dan menambahkan bahwa penggunaan AI, termasuk pengembangan produk dan pemasaran AI, perlu mendukung inovasi dan tidak menggantikan keberadaan manusia.

    Rencananya panduan soal AI ini akan dirilis bulan Desember.


    Artikel Selanjutnya


    AI Bawa Petaka, Pelajari Skill Ini Agar Anda Tak Nganggur

    (fab/fab)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.