Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mau Beli iPhone untuk Hadiah Natal? Ada Kabar Buruk Nih!
    Insight News

    Mau Beli iPhone untuk Hadiah Natal? Ada Kabar Buruk Nih!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Desember 2022Updated:10 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ratusan pegawai Apple di Australia bersiap untuk mogok kerja. Aksi ini bisa memukul penjualan iPhone jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.

    Aksi mogok kerja selama dua hari oleh 200 dari 4.000 pegawai Apple di Australia menimbulkan masalah baru untuk distribusi dan penjualan iPhone. Ketersediaan iPhone 14, model ponsel terbaru Apple, sudah terganggu oleh gejolak buruh pabrik Apple di China.

    Angoota Serikat Pekerja Ritel dan Makanan Cepat Saji (RAFFWU) meminta agar Apple memperbaiki pembagian kerja dan jam kerja, melarang kerja dua hari di akhir pekan, serta menyepakati kenaikan gaji tahunan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Mogok Natal adalah cara anggota kita untuk merebut kembali waktu mereka dengan keluarga dan teman pada saat manajemen terus menerus menolak memberikan hak pembagian kerja yang paling dasar,” kata Sekretaris RAFFWU Josh Cullinan kepada Reuters, dikutip Jumat (9/12/2022).

    Upaya untuk bernegosiasi gagal karena Apple menolak untuk bertemu dengan serikat hingga Februari. Pegawai yang mogok kerja akan meninggalkan outlet penjualan Apple pada pukul 3 sore pada 23 Desember dan tidak bekerja sepanjang malam Natal.

    Malam Natal biasanya adalah periode penjualan tertinggi untuk produk Apple seperti iPhone, jam pintar, dan lainnya.

    Mogok kerja ini akan berlangsung di seluruh Australia. Namun, dampak paling besar bakal terasa di Brisbane, Adelaide, dan Newcastle tempat RAFFWU punya anggota paling banyak.

    Sebelumnya, pekerja Apple di Maryland, Amerika Serikat, juga telah membentuk serikat. Mereka telah menggelar aksi mogok kerja pada Oktober.

    RAFFWU sebelumnya juga telah menggelar aksi lainnya di Australia, yaitu larangan perbaikan iPhone dan Apple di jam tertentu, larangan memakai t-shirt perusahaan, dan larangan membuka pintu di toko.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    iPhone 14 Segera Rilis, Kapan Waktu Tepat Beli iPhone?

    (dem/dem)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.