Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Masuk Rekor Dunia, Petani Ini Sukses Panen Sayur Raksasa
    Inspiring You

    Masuk Rekor Dunia, Petani Ini Sukses Panen Sayur Raksasa

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman30 September 2024Updated:30 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Pensiunan asal Inggris bernama Peter Glazebrook dikenal sebagai petani yang sukses menghasilkan sayur-sayur raksasa. Kakek berusia 80 tahun itu bahkan berhasil mencatatkan sejumlah rekor dunia berkat sayur yang dihasilkannya. 

    Melansir Euro News, sejumlah sayurnya yang mencatatkan rekor termasuk kembang kol seberat 27,48 kg, kacang panjang berukuran 89,7 cm, dan kentang seberat 4,98 kg.

    “Saya suka mencari tantangan baru,” katanya kepada Euronews Green dari rumahnya di Nottingham.

    [Gambas:Instagram]

    Lebih dari 20 tahun yang lalu, Peter mengalihkan keahliannya di bidang sayuran raksasa. Setelah memenangkan 25 rekor dunia Guinness dan pemegang enam rekor saat ini (terong terberat 3,12 kg dan daun buncis terbesar dengan ukuran 63,8 cm x 67,7 cm), dapat dikatakan bahwa langkah tersebut telah berhasil.

    Terdapat beberapa foto-foto Peter yang dengan bangga memegang sayurannya di media. Menurutnya, dibutuhkan kerja keras, keterampilan, dan dedikasi selama berbulan-bulan untuk menumbuhkan kreasi di dunia ini.

    Peter menjelaskan banyak sayuran butuh musim tanam yang panjang untuk bisa tumbuh besar. Dibutuhkan peralatan khusus seperti pemanas dan lampu buatan, penyiraman setiap hari dan, tentu saja, perawatan yang penuh kasih sayang.

    “Sering kali saya tidak bisa pergi liburan karena saya harus mengecek sayuran,” katanya.

    Di Inggris, ada acara di seluruh negeri tempat Peter dan rekan-rekannya saling berhadapan untuk melihat siapa yang memiliki sayuran terbesar, terberat, atau terpanjang.

    “Persaingannya sangat ketat, tetapi ini adalah persaingan yang bersahabat. Kami senang mengobrol satu sama lain dan bertukar benih,” katanya.

    Perubahan iklim membuat penanaman sayuran menjadi lebih sulit

    Selain persaingan yang ketat, ada masalah rumit tentang dampak perubahan iklim terhadap cuaca.

    Tahun ini merupakan tahun yang sulit di Inggris karena cuaca yang tidak menentu telah mempersulit proses penanaman yang rumit. Peter telah melihat tren ini sejak lama.

    “Tentu saja ada perubahan iklim. Saya dapat mengingatnya jauh ke belakang dan dalam 10 tahun terakhir musim telah berubah,” katanya.

    Seiring memburuknya perubahan iklim akibat manusia, cuaca ekstrem akan lebih sering terjadi dan berlangsung lama di Inggris. Hal ini berdampak pada semua jenis petani.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Daya Beli Ambruk, Bisnis Klinik Kecantikan Laju Terus


    Never Give Up Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.