Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Masuk 2023, Kominfo Matikan TV Analog di Mana Lagi?
    Insight News

    Masuk 2023, Kominfo Matikan TV Analog di Mana Lagi?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Januari 2023Updated:4 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tahun 2022 lalu, sejumlah wilayah Indonesia telah mulai berpindah ke siaran digital dari siaran analog. Lalu awal tahun ini akan di mana lagi?

    Menteri Kominfo, Johnny Plate menjelaskan jika keputusan kota mana lagi yang akan melakukan Analog Switch Off (ASO) bergantung pada distribusi set-top-box (STB). Sebagai informasi distribusi itu dilakukan oleh penyelenggara MUX kepada masyarakat miskin.

    “Tergantung kerja sama dengan semua penyelenggara multipleksingĀ (MUX). Apakah melaksanakan distribusi instalasi dengan masif, sesuai dengan data bisa ditentukan,” jelas Johnny di kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (4/1/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia mengatakan ingin ASO cepat dilakukan. Namun dia menekankan soal tetap menjaga layanan tetap baik kepada masyarakat, termasuk pemberian STB yang tepat juga.

    Dirjen IKP Kementerian Kominfo, Usman Kansong menjelaskan di awal tahun ini pihak Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) mengajak untuk bisa melakukan ASO di sejumlah kota Nielsen luar Jawa pada awal tahun ini. Namun pihak Kominfo tidak merekomendasikannya karena rata-rata distribusi STB masih di bawah 10%.

    Lima kota yang termasuk dalam Nielsen di luar pulau Jawa dan belum ASO adalah Medan, Palembang, Makassar, Denpasar, dan Banjarmasin. Sementara itu kota-kota di Pulau Jawa sudah beralih ke siaran digital.

    “Mereka mengusulkan dilakukan ASO secepatnya di awal tahun. Kita periksa ternyata distribusi STB masih di bawah 10% kita jangan dulu perbaiki distribusi STB,” jelas Usman.

    Dia juga menekankan soal STB yang saat ini jadi tolak ukur penyelenggara ASO. Sebab syarat lain ASO seperti adanya siaran analog dan teknologi MUX sudah terpenuhi semuanya.

    “[Sifatnya] kondisional. Ada syarat, syarat sekarang tinggal itu [distribusi STB]. Tadinya ada 3: ada analog, teknologi MUX sudah siap,” ungkap Usman.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    RI Siap Migrasi TV Analog ke TV Digital

    (tib)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.