Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Masa Depan Google Terancam, Bisa Keok Gara-Gara Ini
    Insight News

    Masa Depan Google Terancam, Bisa Keok Gara-Gara Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Maret 2024Updated:11 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Google punya ancaman baru dalam bidang Artificial Intelligence (AI). Jaringan ritel Walmart asal AS diketahui turut menciptakan AI generatif sendiri dengan kemampuan yang luar biasa.

    AI itu akan membuat Walmart sebagai toko serba ada untuk melakukan pencarian untuk apa saja. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    CEO Doug McMillon tak hentinya memuji kemampuan AI milik perusahaannya. Salah satunya adalah fitur penelusuran yang disebutnya sangat menggembirakan.

    “Hal paling menggembirakan adalah kemajuan penelusuran dan cara AI generatif membantu kami meningkatkan pengalaman penelusuran berorientasi solusi untuk pelanggan dan anggota. Dan itu terjadi sangat cepat,” kata McMillon dikutip dari CNBC Internasional, Senin (11/3/2024).

    Walmart dengan teknologi memang satu hal yang tak bisa dipisahkan. Bahkan analis dan wakil presiden Forrester, Sucharita Kodali menyebut langkah tersebut menjadikan Walmart sebagai inovator di bidangnya.

    “Mereka lebih baik menjadi pemimpin dibandingkan menjadi pengikut. Mereka beroperasi dari posisi yang kuat,” kata dia.

    Bukan hanya Walmart, Instacart juga membekali operasional perusahaannya dengan AI. Yakni melalui Ask Instacart untuk konsumen bisa mencari sesuatu berdasarkan tema bukan per item.

    Sementara Rufus yang merupakan asisten belanja Amazon membantu pengguna untuk berbicara apa saja yang dibutuhkan. Mereka tak perlu lagi mencari barang yang diinginkan secara langsung.

    Kemajuan Walmart itu juga hadir bersamaan dengan kegagalan Google dalam salah satu produk AI. Gemini belum siap dilempar ke pasar dan akhirnya melakukan kesalahan.

    Bahkan salah satu pendiri Google, Sergey Brin mengatakan perusahaannya telah mengacaukan peluncuran Gemini. Ketika Google tersandung berbagai masalah soal AI, justru banyak perusahaan ritel yang memanfaatkan AI secara solutif.

    Jika tak segera berbenah, bukan tak mungkin dominasi Google akan tumbang dengan ketatnya persaingan.


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.