Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Marak Penipu WA Kuras Rekening, Kominfo Bongkar Modusnya
    Insight News

    Marak Penipu WA Kuras Rekening, Kominfo Bongkar Modusnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Agustus 2023Updated:6 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Para pengguna WhatsApp mesti ekstra hati-hri karena baru-baru ini muncul modus penipuan baru. Penipuan ini dilancarkan dengn mengirim undangan di WhatsApp.

    Modusnya, penipu akan memberikan file yang harus diunduh dan ternyata merupakan file (.apk).

    Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan para penipu itu akan membuat akun rekening, yang menurut hasil investigasi rekening tersebut dibuat oleh orang lain.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Setelah rekening jadi, orang tersebut akan diberi uang dan rekening akan ada di tangan penipu.

    “Ditemui di lapangan, mereka menggunakan orang lain untuk mendaftar abis itu kasih upah abis itu akun bank mereka ambil,” jelas Semuel.

    Berikut beberapa modus penipuan yang bisa menguras rekening korbannya:

    1. Tawaran Menggiurkan

    Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan salah satu ciri penipuan adalah adanya tawaran yang tidak masuk akal atau bombastis. Misalnya menawarkan harga ponsel yang jauh lebih murah dari harga pasar.

    “Jangan terkecoh tawaran-tawaran tidak masuk akal, harga HP tadinya Rp 10 juta bisa dengan saya Rp 2 juta. Sudah pasti scam,” kata Semuel dalam acara Cek Rekening Dulu Transaksi Kemudian, dikutip Kamis (3/8/2023).

    2. Telepon, Chat, atau SMS Tidak Jelas

    Ciri kedua yang dijelaskan Semuel adalah adanya pesan tidak jelas dari orang yang tidak dikenal. Ini bisa berupa telepon, WhatsApp maupun SMS.

    “Contoh kan undangan, yang kirim undangan enggak dikenal, yang nikah enggak kenal. Kekepoan masyarakat main klik aja,” jelasnya.

    3. Penipuan Social Engineering

    Cara terakhir adalah dengan social engineering. Para penipu akan menggunakan kelemahan korbannya untuk bisa melakukan kejahatannya.

    “Menggunakan social engineering, kelemahan-kelemahan kita,” kata Semuel.



    Artikel Selanjutnya


    6 Tanda Nomor WhatsApp Anda Diblokir Orang

    (pgr/pgr)


    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.