Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Manusia Pertama Tragis, Elon Musk Mau Tanam Chip Otak Kedua
    Insight News

    Manusia Pertama Tragis, Elon Musk Mau Tanam Chip Otak Kedua

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Mei 2024Updated:24 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Regulator kesehatan AS telah mengizinkan Neuralink untuk menanamkan chip otak pada orang kedua, setelah mereka mengusulkan perbaikan masalah yang terjadi pada pasien pertamanya.

    Awal bulan ini, perusahaan milik Elon Musk itu mengatakan kabel kecil yang ditanamkan di otak pasien pertama lepas dari posisinya. Perusahaan mengetahuinya dari pengujian pada hewan bahwa kabel tersebut berpotensi berubah posisi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut dokumen dan sumber yang dilaporkan Wall Street Journal, Neuralink bermaksud untuk memperbaiki masalah ini dengan menanamkan beberapa kabel perangkat lebih dalam ke otak pasien.

    Neuralink berencana untuk menanamkan perangkatnya pada pasien kedua Juni nanti, dengan total akan ada 10 orang yang ditanam chip otak tahun ini.

    Laporan itu menambahkan bahwa lebih dari 1.000 penderita lumpuh telah mendaftar untuk ditanam chip dari Neuralink, dikutip dari Reuters, Selasa (21/5/2024).

    Perusahaan juga berencana mengajukan permohonan kepada regulator di Kanada dan Inggris dalam beberapa bulan ke depan untuk memulai uji coba serupa.

    FDA mengatakan pihaknya tidak dapat mendiskusikan atau mengungkapkan informasi terkait aplikasi uji coba pada manusia oleh perusahaan tertentu atau studi terkait hal tersebut.

    Neuralink tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters.

    Neuralink mengatakan pada Februari bahwa pasien pertama yang ditanamkan chip otak mampu mengendalikan mouse komputer menggunakan pikiran mereka tanpa efek samping yang berbahaya.

    Penelitian ini menggunakan robot untuk memasang implan antarmuka otak-komputer melalui pembedahan di wilayah otak yang mengontrol niat untuk bergerak.



    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.