Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mantan Menteri Soroti Warga RI Bangga Pakai Produk Asing
    Insight News

    Mantan Menteri Soroti Warga RI Bangga Pakai Produk Asing

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 September 2023Updated:5 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Banyak masyarakat Indonesia yang masih memilih menggunakan barang dari luar negeri. Hal ini disinggung oleh Menteri Kominfo tahun 2014-2019 Rudiantara dalam program Profit CNBC Indonesia.

    Bahkan, menurutnya, produk dari Asia Tenggara juga tak dilirik. Ini berbeda dengan masyarakat di wilayah Amerika yang tidak mementingkan asal negara produk yang dibelinya.

    “Kita beli dari brand tertentu, tertulis Made in Malaysia, enggak jadi beli. Karena buatan Malaysia, apalagiĀ buat oleh-oleh. Saya baru kembali dari Amerika Utara, buatan Mesir dan Peru enggak peduli, yang penting mendapatkan barang sesuai dengan kualitas dan harganya,” kata Rudiantara, Selasa (5/9/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia menjelaskan kebiasaan tersebut merupakan dampak dari efek psikologis. Masyarakat harus membeli sesuatu buatan luar negeri saat sedang bepergian.

    Hal ini dia sampaikan saat ditanya terkait penguatan hilir ekonomi digital. Di Indonesia sendiri, sudah ada program untuk penguatan di platform e-commerce.

    Program itu mulai dari cara jual dan pengiriman. Termasuk juga meluncurkan program bangga buatan Indonesia.

    “Punya program bangga buatan Indonesia. Dalam konteks Asean suatu saat harus ada bangga buatan Asean,” ungkap Rudiantara yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas Aftech.

    Untuk pendanaan pada para UMKM juga lebih banyak. Rudiantara mengatakan platform fintech lending juga telah memberikan pendanaan, dan mencakup di wilayah luar pulau Jawa juga.

    Namun dia juga mengingatkan para UMKM harus diberi kepastian produk dan layanannya akan bisa dibeli. Selain itu, Rudiantara meminta UMKM jangan jadi obyek namun subyek untuk ekonomi digital.

    “Harus tetap jadi di depan. UMKM tidak jadi obyek tapi jadi subyek menggabungkan digital ke ekonomi,” jelas Rudiantara.



    Artikel Selanjutnya


    Kronologi JD.ID Bangkrut & Perang Raksasa China di Asean

    (npb/npb)


    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.