Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Manfaat Hijrah dari TV Analog ke Digital, Apa Saja?
    Insight News

    Manfaat Hijrah dari TV Analog ke Digital, Apa Saja?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 April 2022Updated:26 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ada beragam manfaat saat siaran televisi analog ke digital. Menurut Staf Khusus Menkominfo, Rosarita Niken Widiastuti, salah satunya adalah efisiensi frekuensi.

    “ini adalah era baru, dulu ada sistem hitam putih. memberikan layanan lebih baik, bagus, beralihlah TV hitam putih menjadi TV berwarna,” kata Niken, dalam webinar dikutip dari kanal Youtube Kemkominfo TV, Senin (25/4/2022).

    “Ini sama, siaran TV analog secara teknologi kurang canggih dibanding dengan TV digital. Lebih penting dari itu untuk efisiensi frekuensi. Karena siaran tv analog, misalnya contohnya TVRI, satu TVRI membutuhkan satu frekuensi. Sementara frekuensi tidak bisa ditambah dan [jika] Indonesia memiliki 700 stasiun TV, berarti membutuhkan 700 frekuensi”.

    Frekuensi tersebut sudah habis, itulah sebabnya banyak daerah blank spot karena tidak ada yang bisa diperluas lagi. Jadi frekuensi perlu untuk ditata ulang untuk memperluas pada penggunaan internet.

    Dengan TV digital, penggunaan frekuensi pun jauh lebih hemat. Dia mencontohkan satu frekuensi bisa untuk 6-12 televisi.

    Sisa frekuensi yang tidak terpakai itu, Niken menjelaskan bisa untuk diperluas dan digunakan untuk banyak hal, dari akses internet, pengembangan ekonomi digital, hingga UMKM bisa masuk ke marketplace.

    “Di samping itu untuk kepentingan ekonomi digital, industri 4.0, dan 5G. Sekarang ini mayoritas 4G, 5G tentu layanan internet luar biasa sangat cepat,” jelasnya.

    Ketua KPID Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Aulia Assyahiddin juga menjelaskan TV digital dapat dimanfaatkan untuk kebencanaan. Peringatan dini dapat disampaikan langsung melalui siaran TV digital nantinya.

    “Masyarakat menggunakan STB ketika ada gempa, ada tsunami di TV dibuat blur hitam segera mengungsi segera beralih kebencanaan. Membuat masyarakat nyaman nanti,” kata Aulia.

    [Dexpert.co.id]

    (npb)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.