Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Manado Bisa Gusur Singapura Jadi Gerbang Internet Dunia
    Insight News

    Manado Bisa Gusur Singapura Jadi Gerbang Internet Dunia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 September 2023Updated:20 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Manado bisa menjadi pengganti Singapura sebagai pintu gerbang internet dari seluruh dunia ke Asia Tenggara.

    Presiden di Pacific Telecommunications Council Sean Bergin mengatakan sebelum Covid, segitiga emas kabel laut di Asia adalah Singapura, Hong Kong, dan Jepang yang semuanya melalui Laut China Selatan.

    Permasalahannya, wilayah Laut China Selatan punya berbagai macam masalah terkait geopolitik. Oleh karena itu, perusahaan telekomunikasi global mencari jalur yang tidak melewati Laut China Selatan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Dulu untuk memperbaiki kabel [di Laut China Selatan] butuh tujuh pekan. Kini, bisa tujuh bulan. Jadi, jika ada koneksi yang putus, butuh tujuh bulan untuk diperbaiki,” katanya.

    Dia mengatakan Manado adalah titik yang menarik perhatian perusahaan telekomunikasi global sebagai gerbang kabel laut dari wilayah Asia Tenggara ke Amerika Serikat, tanpa lewat Laut China Selatan.

    “Dari sana [kabel] bisa naik ke Filipina dengan sangat mudah, bisa ke Vietnam, atau ke Singapura dengan mudah,” kata Bergin.

    Selain Manado, Batam juga berpeluang menjadi hub cadangan (rendundant) untuk Singapura.

    Bergin menyatakan bahwa saat ini ada sekitar 436 jalur kabel laut aktif di seluruh dunia. Kabel laut yang melewati Indonesia mencapai 21 jalur, begitu juga di Malaysia. Singapura sebagai titik utama, dilewati oleh 38 kabel.

    Menurut dia, Indonesia berpotensi menjadi pusat kabel laut karena jumlah pengguna internet di RI jauh lebih banyak dari negara-negara lain. Namun, ada beberapa kendala yang membuat penggelaran kabel laut di RI sulit.

    Salah satunya adalah kewajiban penggunaan kabel berbendara Indonesia untuk menggelar atau memperbaiki kabel laut.

    “Tidak cukup banyak kapal. Ada pelanggan yang teriak ke saya karena saat kita ingin menggelar kabel ke Singapura, tidak ada kapal berbendera Indonesia yang tersedia untuk mengerjakan. Ini membuat gelar kabel selalu tertunda,” kata Bergin.



    Artikel Selanjutnya


    Trik Mengatasi Data Seluler Aktif Tapi Tak Bisa Internetan

    (dem/dem)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.