Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Malaysia Diserbu Asing, Pengusaha RI Ungkap Pentingnya Kedaulatan Data
    Insight News

    Malaysia Diserbu Asing, Pengusaha RI Ungkap Pentingnya Kedaulatan Data

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Agustus 2024Updated:13 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Asosiasi Penyelenggara Data Center Indonesia (IDPRO) menekankan pentingnya pusat data berkelanjutan dan kedaulatan data di RI.

    Chairman IDPRO Hendra Suryakusuma mendesak pengguna pusat data untuk memanfaatkan pusat data domestik dengan menyoroti beberapa manfaat bagi pelaku industri.

    Pertama soal keamanan data yang ditingkatkan. Menurut Hendra, menyimpan data di dalam negeri memberikan perlindungan hukum yang lebih jelas, sehingga mengurangi risiko penyalahgunaan data oleh entitas asing.

    Kedua, akses yang lebih cepat dan efisien. Dengan menyimpan data di pusat data lokal, waktu ping berkurang karena tidak perlu melintasi jaringan internasional yang dapat meningkatkan latensi.

    Kemudian, menggunakan pusat data domestik memastikan kepatuhan terhadap peraturan daerah yang semakin ketat terkait perlindungan dan kedaulatan data.

    Dan terakhir, dukungan untuk ekonomi lokal. Memilih layanan pusat data lokal artinya juga akan berkontribusi terhadap ekonomi nasional dan mendukung pertumbuhan industri teknologi dalam negeri.

    Saat ini, pusat data merupakan infrastruktur krusial untuk pengembangan teknologi canggih seperti AI. Kawasan Asia Tenggara juga ramai dilirik investor asing. Namun, kebanyakan masih ‘lari’ ke wilayah tetangga seperti Malaysia dan Singapura. 

    Padahal, Indonesia menyediakan infrastruktur berkelanjutan yang mampu menampung kebutuhan inovasi masa depan.

    Tren dan Tantangan dalam Industri Pusat Data

    Hendra juga menyoroti tren dan tantangan terkini yang dihadapi industri pusat data. Salah satu isu utama yang diangkatnya adalah kebutuhan mendesak untuk mengadopsi praktik berkelanjutan.

    “Industri pusat data, yang sangat boros energi, saat ini bergantung pada pembangkit listrik tenaga batu bara di Indonesia,” kata Hendra dalam postingan LinkedIn IDPRO, dikutip CNBC Indonesia, Senin (12/8/2024).

    “Oleh karena itu, mengeksplorasi dan menerapkan lebih banyak solusi energi berkelanjutan menjadi keharusan,” imbuhnya.

    Untuk itu, ia mengajak semua pelaku industri untuk bersatu membangun masa depan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab bagi industri pusat data.

    “Pertumbuhan berkelanjutan bukan sekadar tujuan, tetapi keharusan untuk memastikan keberlangsungan dan tanggung jawab lingkungan industri kita,” pungkasnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Jurus Kominfo Basmi Konten Judi Dalam Game Online




    Next Article



    Cara Kerja Internet Starlink Milik Elon Musk yang Bikin Heboh RI



    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.