Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Makin Banyak Jumlah Startup ‘Tutup’ di RI, Ini Daftar Terbaru
    Insight News

    Makin Banyak Jumlah Startup ‘Tutup’ di RI, Ini Daftar Terbaru

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Juli 2022Updated:6 Juli 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Banyak startup yang ternyata tak mampu bertahan. Beberapa di antaranya akhirnya menutup operasional perusahaan.

    Juru bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi menyatakan salah satu faktor kegagalan startup di Indonesia adalah karena masalah manajerial. Misalnya kurang pengalaman dan visi yang jelas dari pendirinya, serta kurangnya fokus saat menjalankan bisnis.

    “Selain itu, menurut laporan dari CB Insights dua alasan utama startup mengalami kegagalan adalah karena kehabisan dana [ran out of cash] dan tidak adanya kebutuhan pasar [no market need],” ujar Dedy kepada CNBC Indonesia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Daftar startup yang tutup di Indonesia

    Berikut daftar startup di Indonesia yang harus gulung tikar:

    1. Mobile Premier League

    Mobile Premier League juga akhirnya tutup di Indonesia. Keluarnya platform game dan turnamen itu dari tanah air karena adanya perlambatan ekosistem akibat pandemi Covid-19.

    MPL dikabarkan memangkas 100 orang pegawai atau 10% dari total pekerjanya secara keseluruhan. Pegawai yang terdampak akan menerima pesangon lengkap dan manfaat lainnya.

    Perusahaan asal Bengaluru, India itu juga dilaporkan menghapus produk streaming-nya di aplikasi MPL. “Beberapa bulan terakhir ini gila. Filosofi pertumbuhan dengan segala cara sekarang terbalik. Saat ini pasar menghargai pertumbuhan yang menguntungkan daripada pertumbuhan dengan segala cara,” kata pendiri MPL Sai Srinivas dan Shubh Malhotra.

    2. Stoqo

    Stoqo juga menutup operasionalnya pada 22 April 2020 dengan alasan pandemi. Startup ini memasok bahan makanan segar seperti cabai, telur hingga ampas kopi ke gerai makanan atau restoran.

    Menurut laporan pegawai Stoqo mencapai 250 orang. Berbagai investor juga telah mendanai perusahaan termasuk Alpha JWC Ventures, Mitra Accel, Insignia Ventures Partners dan Monk’s Hill Ventures.

    “Dengan berat hati, kami mengumumkan bahwa STOQO telah berhenti beroperasi,” tulis perusahaan dalam website-nya.

    3. Qlapa

    Qlapa juga akhirnya tumbang dan hanya mampu bertahan empat tahun sejak didirikan tahun 2015 lalu. Startup itu tidak mampu bersaing dengan e-commerce lain seperti Tokopedia dan Bukalapak.

    “Hampir 4 tahun yang lalu, kami memulai Qlapa dengan misi memberdayakan perajin lokal. Banyak pasang surut yang kami alami dalam perjalanan yang luar biasa ini. Kami sangat berterima kasih atas semua tanggapan positif dari para penjual, pelanggan, dan media. Dukungan yang kami terima sangat luar biasa dan membesarkan hati,” tulis manajemen Qlapa.

    4. Sorabel

    Perusahaan ini resmi tutup pada 30 Juli 2020, karena Sorabel dikabarkan kehabisan modal serta sulit menggalang dana saat pandemi.

    “Oleh karena proses likuidasi yang ditempuh, hubungan kerja harus berakhir di tahap ini untuk semua orang tanpa terkecuali, tepatnya efektif di tanggal 30 Juli 2020. Saya yakin tidak ada satunya pun orang yang berharap hal ini untuk terjadi,” tulis para pemimpin pada karyawan Sorabel.

    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.