Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Lubang Hitam Raksasa Berubah Arah, Kini Menghadap Bumi
    Insight News

    Lubang Hitam Raksasa Berubah Arah, Kini Menghadap Bumi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah lubang hitam raksasa berubah arah menghadap Bumi. Perubahan arah itu membuat ilmuwan mengubah klasifikasi galaksi lokasi lubang hitam raksasa.

    Lubang hitam raksasa yang menghadap Bumi berlokasi di galaksi PBC J2333.9-2343 yang letaknya 657 juta tahun cahaya dari Bumi. 

    Galaksi tersebut digolongkan sebagai galaksi radio, karena lubang hitam raksasa di dalamnya melepaskan material ion yang tersembur sejauh 4 juta tahun cahaya membentuk struktur di kedua sisinya. Sebagai perbandingan, diameter galaksi Bima Sakti hanya 105.000 tahun cahaya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Semburan ion dari lubang hitam itu sebelumnya tegak lurus dari Bumi. Kini, arah semburan ion membentuk garis lurus atau menghadap langsung ke Bumi. Artinya, lubang hitam raksasa berubah arah dengan bergeser sekitar 90 derajat.

    “Kami mempelajari galaksi ini karena keunikannya. Hipotesis kami adalah semburan ion (jet) lubang hitam raksasa ini arahnya berubah,” kata Lorena Hernandez-Garcia, dari Millennium Institute of Astrophysics seperti dikutip IFLScience.

    Galaxy yang jet-nya menghadap Bumi disebut sebagai “blazars”. Emisi dari jet ini sangat kuat sehingga bisa bersinar lebih terang dari galaksi asalnya.

    “Faktanya inti [lubang hitam raksasa] bukan menjadi sumber pembentuk ‘lobes’ [struktur yang terbentuk di sampingnya], berarti sudah sangat tua. Mereka adalah sisa dari aktivitas sebelumnya. Struktur yang lebih dekat dengan inti usianya lebih muda,” kata Hernandez-Garcia.

    Lalu, apa alasan pergeseran ini. Hipotesis utama adalah penggabungan dua galaksi yang berbenturan. Opsi lain adalah semburan ion yang kuat setelah lama tanpa ada aktivitas astronomi apapun, sehingga mendorong lubang hitam raksasa bergeser ke sumbu baru.

    Observasi lebih lanjut dibutuhkan untuk menggambarkan galaksi ini dan lubang hitam raksasanya.


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.