Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Luar Angkasa Macet, Biang Keroknya Elon Musk dan China
    Insight News

    Luar Angkasa Macet, Biang Keroknya Elon Musk dan China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Maret 2023Updated:30 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Luar angkasa terancam mengalami kemacetan di masa depan. Penyebabnya adalah jaringan satelit milik perusahaan Elon Musk dan juga China.

    Starlink, jaringan satelit milik Elon Musk tersebut, memadati antariksa. Hampir 30 ribu satelit diketahui nangkring di luar angkasa.

    Jumlah yang dimiliki Starlink memang jauh di atas jaringan lain. Misalnya, posisi kedua ada China Satellite Network yang menambah ruwet antariksa dengan hampir 13 ribu satelit.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    China Satellite Network diketahui ingin mengalahkan dominasi Starlink di orbit Bumi. Laporan BusinessInsider belum lama ini menyatakan persiapan ribuan satelit dilakukan oleh profesor Xu Can dari People’s Liberation Army’s (PLA) Space Engineering University.

    Setidaknya diproyeksikan bakal ada 60 ribu satelit yang memadati luar angkasa dalam beberapa tahun lagi. Jumlah tersebut bertambah signifikan dari satelit yang sudah ada sekarang.

    Setidaknya ada 10.753 obyek yang sudah ada di orbit saat ini. Jadi akan ada bertambah lebih dari lima kali jumlahnya di masa depan.

    Selain proyek China dan Starlink, ada beberapa perusahaan juga yang meluncurkan satelit ke orbit. Yakni Kuiper yang merupakan bagian dari Amazon, OneWeb, Telesat, hingga Rivada Space Networks.

    Berikut sebaran jumlah satelit yang ada di antariksa, dikutip CNBC Indonesia dari berbagai sumber, Kamis (30/3/2023):

    • Starlink : 29.988 satelit
    • China Satellite Network : 12.992 satelit
    • Amazon Project Kuiper : 7.774 satelit
    • OneWeb : 6.372 satelit
    • Telesat Lightspeed 1.671 satelit
    • Rivada Space Networks : 600 satelit



    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.