Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Lazada Incar Pedagang TikTok Shop, Begini Modusnya
    Insight News

    Lazada Incar Pedagang TikTok Shop, Begini Modusnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Oktober 2023Updated:11 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Lazada nampaknya tengah merayu bekas pedagang Tiktok Shop untuk masuk ke platformnya. Ini terjadi setelah layanan milik e-commerce milik TikTok itu resmi tutup di Indonesia pekan lalu.

    TikTok resmi menutup fitur TikTok Shop pada 4 Oktober 2023 lalu. Layanan itu terbentur aturan baru Permendag 31 Tahun 2023 di mana tidak memperbolehkan media sosial bertindak sebagai e-commerce.

    Tak lama setelah itu, Lazada berusaha untuk menarik para pedagang dengan membebaskan biaya. Ini berlaku bagi semua penjual Indonesia, khususnya yang melakukan penjualan dengan siaran langsung (live streaming) di platform Lazada.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Informasi ini berasal dari laporan CNBC International yang mengutip CEO Lazada Indonesia James Chang dalam town hall. Menurut laporan tersebut, kebijakan baru telah berlaku sejak Selasa (10/10).

    “Untuk usaha mikro, kecil dan menegah yang terdampak perubahan peraturan, kami mendukung mereka dalam Lazada,” kata Chang, dikutip dari CNBC International, Rabu (11/10/2023).

    Selain itu, penjual baru yang mendaftar sendiri akan mendapatkan beberapa keuntungan. Seperti bebas potongan komisi selama 3 bulan, bebas biaya pengiriman selama 2 bulan, dan kredit penjual senilai Rp 300 ribu.

    Dalam townhall itu, Chang juga mengungkit soal aturan baru tersebut. Dia mengatakan aturan baru bisa membuat lanskap persaingan lebih positif dan sehat untuk pertumbuhan industri jangka panjang.

    Sementara itu, dalam keterangannya kepada CNBC International, juru bicara Lazada mengatakan bisnis dan penjual lokal merupakan mayoritas di platformnya. Mereka juga menjual barang-barang itu ke pembeli Indonesia.

    Sejak ditutup pekan lalu, TikTok memang tidak banyak memberikan informasi apakah akan kembali lagi ke pasar Indonesia. Dalam keterangan di aplikasi sebelum TikTok Shop dihapus, perusahaan juga tak banyak memberikan informasi soal hal itu.

    “Prioritas kami adalah tetap mematuhi undang-undang dan aturan setempat. Kami bekerja sama dengan regulator memastikan Tiktok Shop Indonesia memenuhi persyaratan kepatuhan,” jelas Tiktok.


    Artikel Selanjutnya


    Warga Pindah Belanja di TikTok, Shopee-Lazada Kena Getahnya

    (npb/npb)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.