Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Lari Pagi atau Malam Hari, Mana yang Lebih Baik untuk Diet?
    Inspiring You

    Lari Pagi atau Malam Hari, Mana yang Lebih Baik untuk Diet?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman25 Juli 2023Updated:25 Juli 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Olahraga merupakan aktivitas yang sangat penting dilakukan khususnya jika sedang menjalani program diet. Salah satu jenis olahraga yang paling mudah, bisa dilakukan kapanpun dan tidak memerlukan peralatan khusus adalah lari.

    Kendati demikian banyak orang bertanya-tanya terkait waktu yang tepat untuk berlari. Apakah pagi, sore atau malam hari? Berikut paparannya mengutip runtastic. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Manfaat lari pagi




    Foto: Para pasangan mengikuti lari 5 km Hari Valentine di Krakow, Polandia pada 12 Februari 2023. (Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency)

    Ada banyak manfaat fisik dan mental untuk berlari di pagi hari. Jogging atau lari di pagi hari dapat memberi Anda dorongan energi yang membuat Anda terus bersemangat sepanjang hari dan meningkatkan konsentrasi Anda.

    Rutinitas lari pagi juga dapat menurunkan tekanan darah dan memperbaiki pola tidur. Lari pada pagi hari juga mempercepat metabolisme seseorang, yang meningkatkan pembakaran kalori sepanjang hari

    Selain itu, berlari di pagi hari memberi tubuh Anda dosis oksigen yang sehat. Kandungan oksigen yang lebih tinggi di udara pagi membuat pernapasan menjadi lebih mudah.

    Meski begitu, pada pagi hari setelah bangun tidur, persendian mungkin terasa kaku, otot tegang dan tidak fleksibel. Ini berarti Anda tidak memiliki kontrol dan koordinasi otot yang diperlukan saat berlari.

    Manfaat lari siang hari

    Tengah hari bisa jadi waktu terbaik untuk lari intensitas tinggi. Sebab, Anda tidak terlalu lelah karena seharian bekerja, dan Anda sudah sarapan atau makan siang untuk memberi Anda energi.

    Plus, lari siang hari akan memberi Anda lebih banyak energi untuk menyelesaikan tugas-tugas Anda di tempat kerja. Olahraga sedang selama 30 menit dapat menghilangkan kelelahan kognitif.

    Meski begitu, berlari setelah makan siang bisa sangat melelahkan.

    Tubuh Anda membutuhkan lebih banyak waktu untuk mencerna makanan, tergantung pada seberapa berat dan kaya makan siang Anda. Untuk menghindari masalah pencernaan (misalnya kram perut) selama latihan interval yang intens, ikuti panduan ini:

    • Tunggu sekitar 30 menit setelah camilan ringan sebelum Anda berlari.
    • Jika Anda makan siang dalam jumlah besar, tunggu 1,5 hingga 2 jam sebelum Anda berlari.
    • Jika berlari setelah makan tidak membuat Anda merasa baik, lakukan latihan sebelum makan siang.

    Manfaat lari sore atau malam hari

    Bagi sebagian orang, lari malam atau sore hari adalah satu-satunya waktu yang mereka miliki untuk berolahraga. Ini juga bisa menjadi cara yang bagus untuk mengeluarkan tenaga atau bersantai setelah hari yang panjang.

    Selain itu, apabila lari malam hari, kemungkinan besar tubuh Anda sudah melakukan peregangan yang dibutuhkan untuk menghindari cedera.

    Sebuah penelitian pada 2019 menyimpulkan bahwa olahraga malam hari dapat membantu tidur selama lebih dari satu jam sebelum waktu tidur. Artinya, Anda harus menjadwalkan lari setidaknya 2 jam sebelum tidur dan menghindari olahraga intensitas tinggi seperti latihan interval atau lari.

    Lalu, kapan waktu terbaik untuk lari?

    Temukan waktu terbaik untuk lari sesuai tujuan. Kapan pun Anda berlari, ada kelebihan dan kekurangan serta efek latihan yang berbeda. Pikirkan tentang tujuan yang ingin dicapai saat Anda menjadwalkan lari.

    Apakah Anda ingin menurunkan berat badan, mengurangi stres,atau berlari lebih jauh?

    Satu studi mengamati waktu pelatihan yang optimal untuk pria dan wanita. Bagi pria yang ingin menurunkan berat badan, olahraga malam terbukti meningkatkan oksidasi lemak dan mengurangi tekanan darah sistolik dan kelelahan.

    Dalam studi yang sama, olahraga pagi untuk wanita mengurangi lemak perut, sedangkan olahraga malam baik untuk fungsi otot.



    Artikel Selanjutnya


    Demi The Glory, Song Hye Kyo Rela Cuma Makan Buah Ini

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.