Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Laptop Asus Terancam Diblokir, Ini Alasan & Daftar Produknya
    Insight News

    Laptop Asus Terancam Diblokir, Ini Alasan & Daftar Produknya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 November 2023Updated:27 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Laptop Asus terancam tak bisa lagi dipasarkan di Amerika Serikat (AS). Hal tersebut menyusul gugatan yang dilayangkan Lenovo terkait pelanggaran 4 paten terkait software, hardware, dan konektivitas yang tersemat pada laptop buatan Asus.

    Laporan Ars Technica menyebut teknologi paten Lenovo diam-diam dipakai oleh Asus tanpa kesepakatan sebelumnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Paten itu terkait teknologi meminimalisir delay saat melakukan upload data secara wireless, manajemen daya pada wireless wake-on-LAN, scrolling diagonal pada touchpad, serta mekanisme lengkungan yang memungkinkan transisi perangkat hibrida dari mode laptop ke tablet.

    Dalam keterangan resminya, Lenovo mengklaim telah menawarkan kesepakatan lisensi ke Asus. Namun, kini pabrikan China tersebut mengambil langkah hukum.

    “Ini untuk melindungi kontribusi kami terhadap inovasi teknologi dan industri selama lebih dari 39 tahun. Kami telah membangun lebih dari 28.000 paten dan 14.000 lainnya sedang dalam proses,” kata Lenovo dalam keterangan resminya, dikutip dari PCMag, Senin (27/11/2023).

    Gugatan Lenovo ke Asus didaftarkan di Pengadilan Negeri AS di California pada 15 November 2023. Lenovo diwakilkan oleh firma hukum global DLA Piper.

    Lenovo ingin menggelar sidang juri (jury trial), menghitung total kerugian akibat pelanggaran paten Asus, dan meminta Asus berhenti menjual produk-produknya yang melanggar paten di AS.

    Gugatan serupa melawan Asus juga telah dilayangkan ke Komisi Perdagangan Internasional AS (ITC).

    Beberapa produk Asus yang diklaim melanggar paten Lenovo adalah laptop, notebook, komputer tablet 2-in-1, PC desktop, PC tower, workstation, router, serta komponen.

    Lenovo meminta ITC untuk melarang Asus memasarkan, mengiklankan, mendistribusikan, mendiskon, menjual, atau dengan kata lain menransfer invetori produknya yang melanggar paten.

    Asus belum memberikan tanggapan soal gugatan dari Lenovo.

    (fab/fab)


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.