Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Laba Singtel Naik 83%, Ternyata Ini Penyebabnya
    Insight News

    Laba Singtel Naik 83%, Ternyata Ini Penyebabnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 November 2023Updated:12 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Singapore Telecommunications (SingTel), operator telekomunikasi milik negara Singapura, melaporkan kenaikan laba 83 persen. Pemicunya adalah integrasi Indihome dengan Telkomsel.

    Telkomsel, operator seluler anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Singtel, resmi bergabung dengan Indihome pada pertengahan tahun lalu. Sebelum bergabung dengan Telkomsek, Indihome adalah salah satu unit bisnis yang dikuasai penuh Telkom.

    Dengan berpindahnya Indihome dari unit bisnis yang dikuasai penuh Telkom menjadi bagian dari Telkomsel, Singtel kini ikut menikmati pendapatan yang dibukukan oleh layanan internet sambungan tetap Indihome.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, penggabungan Indihome ke Telkomsel juga diikuti oleh suntikan dana dari Singtel. Telkom dan Singtel menyepakati valuasi Indihome adalah Rp 58,2 triliun.

    Singtel kemudian menyetor modal senilai Rp 2,71 triliun ke Telkom agar kepemilikan BUMN Singapura tersebut di Telkomsel tidak terdilusi terlalu besar.

    Penggabungan Telkomsel dan IndiHome juga akan membuat kepemilikan saham Singtel di Telkomsel terdilusi. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), setelah pemisahan, perincian porsi saham Telkomsel akan menjadi Telkom 69,9% dan Singtel 30,1%, dari sebelumnya masing-masing 65% dan 35%.

    Dengan menggunakan valuasi Telkomsel yang sama yang dijadikan acuan pada saat Perseroan melakukan pemisahan usaha, nilai setoran modal tunai yang akan diberikan oleh Singtel sebesar Rp 2,71 triliun.

    Penggabungan Indihome ke dalam Telkomsel merupakan langkah Telkom untuk mewujudkan model bisnis fixed mobile convergence (FMC) yaitu penyedia layanan internet seluler dan sambungan tetap.

    “Kontribusi pertama dari Indihome bisa menutupi penurunan kepemilikan saham [di Telkomsel], tulis SingTel dalam pernyataan.

    SingTel mengumumkan laba bersih S$ 2,14 miliar (Rp 24,71 triliun) dalam periode April-September 2023, naik dari S$ 1,17 miliar (Rp 13,51 triliun) pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    (dem/dem)


    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.