Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kronologi Kebangkrutan JD.ID & Perang Raksasa China di Asean
    Insight News

    Kronologi Kebangkrutan JD.ID & Perang Raksasa China di Asean

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Februari 2023Updated:4 Februari 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Wilayah Asean menjadi lokasi ‘perang’ raksasa teknologi China. Ternyata korban pertama dari aksi tersebut adalah JD.ID, yang mengumumkan menutup layanan bulan Maret mendatang.

    JD.ID merupakan usaha patungan dari firma ekuitas asal Singapura, Provident Capital dengan JD.com. Nama terakhir juga membuat perusahaan yang sama di Thailand, JD Central yang juga akan menutup layanan bulan Maret.

    JD.com merupakan salah satu raksasa China yang berusaha merebut pasar Asia Tenggara. Perusahaan itu harus bersaing dengan raksasa lainnya Tencent dan Alibaba.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tencent merupakan salah satu perusahaan yang menyokong dana induk perusahaan Shopee, Sea Ltd. Di sana, perusahaan jadi pemegang saham terbesar.

    Awal tahun lalu, Tencent sempat dilaporkan menjual saham di Sea. Namun jumlahnya masih cukup banyak yakni 18,7% dibandingkan sebelumnya 21,3%.

    Tencent menjelaskan masih berencana mempertahankan sebagian besar kepemilikan di Sea dalam jangka panjang.

    “Divestasi ini memberikan Tencent sumber daya untuk mendanai investasi dan inisiatif sosial lainnya,” terang manajemen Tencent seperti dikutip dari CNBC International pada Januari 2022.

    Sementara Alibaba telah mengakuisisi Lazada pada 2016. Saat itu perusahaan menggelontorkan dana US$1 miliar, dalam catatan CNBC Indonesia US$500 juta digunakan untuk membeli saham dan pemegang saham lain. Sisa uangnya digunakan untuk investasi.

    Tahun berikutnya, Alibaba kembali memberikan dana US$1 miliar ke Lazada. Uang itu digunakan sebagai dukungan untuk promo dan ekspansi layanan platform.

    Alibaba juga terdaftar sebagai investor Tokopedia pada 2018. Selain Alibaba, pendanaan dipimpin Softbank Vision Fund dan juga terdapat nama-nama lain sebagai investor seperti Softbank Ventures Korea.

    Agustus 2017, Alibaba juga diketahui berinvestasi ke Tokopedia. Nilai investasi yang diberikan mencapai US$1,1 miliar.

    JD.ID & JD Central Tumbang

    Belum lama ini JD.ID dan JD Central mengumumkan menutup layanannya pada Maret mendatang. Dalam keterangan resmi pihak JD.ID, keputusan strategis JD.com jadi alasan penutupan tersebut.

    JD.com disebut akan berfokus pada pembangunan jaringan rantai pasokan lintas negara. Dengan logistik dan pergudangan jadi intinya.

    “Ini adalah keputusan strategis dari JD.com untuk berkembang di pasar internasional dengan fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara, dengan logistik dan pergudangan sebagai intinya,” kata Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID, Setya Yudha Indraswara dalam keterangannya, Senin (30/1/2023).

    Selain mengumumkan menutup layanan 31 Maret 2023, JD.ID juga menyatakan akan menghentikan pemesanan pada 15 Februari 2023. JD.ID telah beroperasi di Indonesia sejak November 2015.

    Di saat yang hampir bersamaan, JD Central juga menutup layanan. Penutupan dilakukan 3 Maret 2023 dan pemesanan tidak bisa lagi dilakukan pada 15 Februari 2023.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bye! JD.ID Tutup Total 31 Maret 2023, Nasib Karyawan Gimana?

    (npb/npb)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.