Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Korban Kudeta Rusia, Google Diputus Gegara Wagner Group
    Insight News

    Korban Kudeta Rusia, Google Diputus Gegara Wagner Group

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Juni 2023Updated:30 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Belum selesai pertarungan dalam menginvasi Ukraina, Rusia kini menghadapi ‘perang’ baru melawan kelompok tentara bayaran ‘Wagner Group’.

    Pimpinan Wagner Group Yevgeny V. Prigozhin dituduh hendak mengkudeta Presiden Rusia Vladimir Putin. Menyusul bentrokan internal ini, beberapa operator telekomunikasi Rusia memblokir akses masyarakat ke Google News.

    Hal ini guna meredam kehebohan yang diberitakan media lokal maupun internasional. Adapun operator yang dimaksud adalah U-LAN, Telplus, dan Rostelecom, dikutip dari European Views, Senin (26/6/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebagai informasi, ini bukan kali pertama Rusia memblokir Google. Sebelumnya, pada Maret 2022, pemerintah juga memblokir Google karena menarik iklan dari negara tersebut.

    Berkat penarikan iklan, banyak konten-konten online yang menyebarkan berita palsu untuk mendukung invasi Rusia ke Ukraina berhenti beroperasi.

    Kembali soal Wagner Group, pada Jumat (23/6) pekan lalu, pemerintah Rusia menggugat Prigozhin atas tuduhan mengorganisir kudeta terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin.

    Pemerintah juga menuding Prigozhin telah menyiapkan pasukan pemberontak bersenjata. Sebelumnya, Prigozhin telah meminta pasukannya untuk menggulingkan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu.

    Pasalnya, ia menuduh Shoigu memerintahkan penyerangan terhadap kamp pasukannya di Ukraina. Padahal, pasukannya berperang atas nama Rusia.

    Ia juga mewanti-wanti bahwa Shoigu akan menerima konsekuensi berupa pemberontakan bersenjata dari pasukannya. Ia pun membujuk tentara resmi Rusia untuk tidak melawan.


    Artikel Selanjutnya


    Google Panik! Minta Semua Karyawan Fokus Kalahkan ChatGPT

    (fab/fab)


    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.