Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Korban Blokir Joe Biden Meluas, Aplikasi Anti-Virus Dibabat Habis
    Insight News

    Korban Blokir Joe Biden Meluas, Aplikasi Anti-Virus Dibabat Habis

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Juni 2024Updated:21 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintahan Joe Biden makin ganas memblokir akses dan layanan asing. Setelah menargetkan akses chip ke China dan layanan yang terafiliasi dengan Beijing, kini giliran aplikasi anti-virus Kapersky terancam diblokir karena diduga terkait dengan pemerintah Rusia.

    Pada Kamis (20/6) kemarin, pemerintah AS mengumumkan rencana untuk membatasi penggunaan software anti-virus yang Kapersky Lab yang berasal dari Rusia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan pengaruh Rusia ke Kapersky berpotensi mengancam keamanan nasional.

    Menurut sumber dalam, klien Kapersky di AS termasuk penyedia infrastruktur kurisal, lembaga pemerintah pusat, hingga lokal.

    Akses software anti-virus untuk masuk ke sistem komputer dikhawatirkan bisa mencuri informasi sensitif dari komputer di AS. Selain itu, ada kekhawatiran Kapersky bisa menginstal malware atau pembaruan berbahaya ke komputer di AS.

    “Rusia memiliki kapasitas untuk mengeksploitasi perusahaan asal Rusia seperti Kapersky untuk mengumpulkan dan menyerang informasi personal warga AS. Ini merupakan alasan kami bertindak tegas,” kata Raimondo dalam konferensi pers, dikutip dari Reuters, Jumat (21/6/2024).

    Kapersky mengatakan keputusan AS merupakan imbas dari iklim geopolitik dan kekhawatiran teoritis semata. Keresahan itu diklaim tidak berasal dari evaluasi komprehensif mengenai integritas produk dan layanan Kapersky.

    Dalam pernyataan via email, Kapersky menegaskan layanannya tidak mengancam keamanan nasional AS. Perusahaan itu juga akan mengambil langkah hukum untuk menjamin haknya beroperasi di negara tersebut.

    Kedutaan Rusia tidak merespons permintaan komentar. Sebelumnya, Kapersky menegaskan statusnya sebagai perusahaan privat yang sama sekali tidak berhubungan dengan pemerintah Rusia.




    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.