Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Korban Bandar Kripto Bangkrut Cuan Gede Usai 2 Tahun Merana
    Insight News

    Korban Bandar Kripto Bangkrut Cuan Gede Usai 2 Tahun Merana

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Oktober 2024Updated:9 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Hampir semua nasabah yang menjadi korban penipuan bandar kripto FTX akan berakhir cuan setelah 2 tahun terombang-ambing. Hal tersebut berdasarkan putusan hakim kebangkrutan federal pada awal pekan ini.

    FTX sudah 2 tahun terakhir didera kasus kebangkrutan akibat penipuan dan pencucian ilegal yang dilakukan sang pendiri, Sam Bankman-Fried.

    Hakim Delaware akhirnya menyetujui rencana reorganisasi perusahaan, termasuk membayar lebih dari US$ 14 miliar (Rp 218 triliun) untuk nasabah yang menjadi korban.

    “Ke depan, kami akan mengembalikan 100% klaim nasabah ditambah bunga untuk kreditor non-pemerintah melalui distribusi aset kebangkrutan paling kompleks sepanjang sejarah,” kata John Ray yang menjabat sebagai CEO FTX usai perusahaan mengajukan kebangkrutan pada akhir 2022 lalu, dikutip dari CNBC International, Rabu (9/10/2024).

    Ray yang juga menangani kasus kebangkrutan Enron mengatakan pihaknya sedang memfinalisasi mekanisme distribusi ganti rugi untuk kreditor di seluruh dunia.

    FTX mengatakan telah mengumpulkan antara US$ 14,7 miliar hingga US$ 16,5 miliar untuk didistribusikan. Sebelumnya, FTX memprediksi utang kepada kreditor sejumlah US$ 11,2 miliar.

    Menurut rencana yang disetujui Hakim kebangkrutan Delaware John Dorsey, kreditor FTX akan menerima 119% kerugian yang mereka klaim pada November 2022, ketika FTX mengajukan perlindungan kebangkrutan.

    Harga Bitcoin sudah melonjak 260% sejak kebangkrutan FTX. Perusahaan mengumpulkan uang ganti rugi dari penjualan sejumlah aset, termasuk investasi ventura yang dipegang perusahaan dan investasi lainnya yang dilakukan Alameda Research, hedge fund kripto milik Bankman-Fried.

    Salah satu investasi kawakan yang dipegang FTX berada di sektor kecerdasan buatan (AI) di startup Anthropic yang dibekingi Amazon. FTX menjual semua asetnya di Anthropic tahun ini senilai lebih dari US$ 900 juta.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video:Saat Dunia Bergejolak, Ini Startup Yang “Menarik” Modal Ventura





    Next Article



    Bandar Kripto Bangkrut Kena Hack Bagi-bagi Cuan Rp 147,2 T



    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.