Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kominfo Ungkap Nasib Satelit Rp 5,2 T yang Setop Tengah Jalan
    Insight News

    Kominfo Ungkap Nasib Satelit Rp 5,2 T yang Setop Tengah Jalan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Oktober 2023Updated:24 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Belum lama ini proyek Hot Back-up Satellite (HBS) resmi dihentikan. Pihak Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo buka suara soal nasib slot orbit Satelit tersebut.

    Direktur Infrastruktur Bakti Danny Januar Ismawan menjelaskan skema HBS adalah penyediaan barang dan jasa. Konsepnya adalah satu satelit untuk berbagai pemakaian.

    “Jadi kita waktu itu perjanjiannya pemerintah men-serve 50 persen kapasitas, jadi 80 Gbps dari total 160 Gbps,” kata Danny saat Media Briefing di kantor Bakti, Selasa (24/10/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Slot orbit satelit memang dimiliki oleh Konsorsium Nusantara Jaya, yakni PT Satelit Nusantara Lima, PT DSST Mas Gemilang, PT Pasifik Satelit Nusantara, dan PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera. Jadi, pengakhiran kontrak tak akan terdampak pada penggunaan slot orbit tersebut.

    Danny menjelaskan satelit tetap akan diselesaikan oleh konsorsium. Karena mereka telah memiliki rencana bisnisnya sendiri.

    “Jadi dengan adanya pengakhiran, konsorsium itu punya rencana bisnis sendiri ya jadi dia tetap melakukan penyelesaian satelit itu,” ungkap dia.

    Danny juga mengungkapkan tetap diusahakan skema pengembalian dana oleh pihak konsorsium. Dengan begitu, tidak ada kerugian negara karena proyek HBS yang dihentikan.

    Dalam keterangan resmi pada laman resmi Bakti, proyek HBS bernilai Rp 5,2 triliun. Uang Rp 3,5 triliun yang telah dikeluarkan akan dikembalikan oleh pihak konsorsium.

    “Namun kita mengupayakan tadi agar tidak jadi kerugian negara, maka skema pengembalian dana dsb. Itu akan dipastikan akan dipenuhi oleh pihak konsorsium,” jelas dia.



    Artikel Selanjutnya


    Satgas Bakti Ada Waktu 1 Tahun, Internet RI Sudah Sampai Mana

    (npb/npb)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.