Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kominfo Blak-Blakan Beda Hoaks Pemilu 2019 & 2024, Cek Datanya!
    Insight News

    Kominfo Blak-Blakan Beda Hoaks Pemilu 2019 & 2024, Cek Datanya!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Februari 2024Updated:14 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan Kementerian Kominfo telah memblokir ratusan konten hoaks terkait Pemilu 2024.

    “Sudah kita takedown. Pokoknya kita ada patroli siber 24 jam,” ujarnya saat doorstop usai melakukan pencoblosan di TPS 001, Jalan Widya Chandra Jakarta, Rabu (14/2/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lebih lanjut, Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika Dirjen Aptika Kominfo mengeluarkan laporan perbandingan permasalahan konten negatif Pemilu 2019 dan 2024.

    Hasilnya, temuan isu hoaks pada Pemilu 2019 lebih banyak, totalnya 714 konten. Jumlah itu terbagi atas 58 konten di tahun 2018 dan 656 konten di tahun 2019.

    Sementara itu, temuan isu hoaks Pemilu 2024 berkurang signifikan. Totalnya ‘hanya’ 227 konten yang terdiri dari 192 konten di 2023 dan 35 konten di Januari 2024.

    Terkait pemetaan temuan hoaks di Pemilu/Pilpres 2019, ada 20 isu yang mendominasi, sebagai berikut:

    1. Survey Pilpres 2019
    2. Dukungan Tokoh, Instansi, K/L dan Organisasi Masyarakat Ke Pasangan Capres/Cawapres
    3. Black Campaign / Informasi Negatif Mengenai Pasangan Capres/Cawapres
    4. Manipulasi Gambar / Foto Dukungan Ke Paslon
    5. Informasi Tidak Benar Mengenai Program Kerja Presiden Pada Pemerintahan
    6. Informasi Salah Mengenai Data Pemilih Dan Surat Suara
    7. Money Politik Saat Kampanye Pilpres
    8. Dokumen Palsu Permintaan Dukungan Ke Instansi Untuk Pemenangan Salah Satu Calon pada Pilpres
    9. Ancaman Pembunuhan ke Penyelenggara Pemilu Bila Tidak Menangkan Salah Satu Paslon
    10. Partai Membuat Kerusuhan di Wilayah Tertentu
    11. Koalisi Partai Dengan PKI dan China
    12. Deklarasi Dukungan untuk Paslon
    13. Manipulasi Berita Media Nasional Terkait Dukungan Ke Paslon
    14. Kecurangan Pada Perhitungan Suara
    15. Pernyataan Tokoh dan Paslon Capres/Cawapres Terkait Agama / SARA
    16. Paslon Adalah Keturunan China / PKI
    17. Tim kampanye Pilpres Kejadian Pada Debat Capres/Cawapres
    18. Putusan Gugatan MK terkait Pemilu
    19. Kekurangan pada Kampanye Capres/Cawapres

    Sementara itu, pemetaan temuan hoaks di Pemilu/Pilpres 2024 terkonsentrasi pada 13 isu di bawah ini:

    1. Dukungan Tokoh, Instansi, K/L dan Organisasi Masyarakat Ke Pasangan Bacapres
    2. Hoaks Dukungan Pejabat Negara kepada Pasangan Bacapres
    3. Manipulasi Gambar / Foto Dukungan Ke Bacapres
    4. Pernyataan Tokoh dan Paslon Bacapres terkait Agama / SARA
    5. Penyelenggaraan Pemilu
    6. Pernyataan Tidak Benar terkait Instansi Penyelenggara
    7. Penambahan Periode Jabatan Presiden
    8. Deklarasi Dukungan untuk Bacapres
    9. Hoaks Kandidat Pasangan Bacapres
    10. Pembatalan Bacapres
    11. Bansos saat Kampanye Pilpres
    12. Dukungan Aparat Penegak Hukum
    13. Kejadian Pada Debat Capres/Cawapres




    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.