Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kim Jong Un Luncurkan Satelit ke Antariksa, Pantau Joe Biden
    Insight News

    Kim Jong Un Luncurkan Satelit ke Antariksa, Pantau Joe Biden

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Agustus 2023Updated:22 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Korea Utara (Korut) berencana meluncurkan satelit baru ke antariksa pada akhir bulan ini, menurut laporan media Jepang. Inisiatif ini menyusul ‘kemesraan’ antara Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) yang menjalankan latihan militer gabungan.

    Diketahui, selama bertahun-tahun Korut selalu mengecam latihan militer gabungan antara Korsel dan AS. Pyeongyang mengancam akan menghukum upaya negara-negara yang berupaya mengancam kedaulatan pemerintahan Presiden Kim Jong Un.

    Dalam pemberitaan yang diumbar, Korut menuduh kemesraan Korsel dan AS merupakan taktik awal invasi yang bertujuan ‘membunuh’ pimpinannya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Korut juga mengecam pertemuan yang diadakan pada pekan lalu antara Joe Biden, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di pedesaan Maryland.

    Pyeongyang menuding ketiga pemimpin tersebut bertemu untuk merencanakan dan merumuskan provokasi atas perang nuklir di Semenanjung Korea.

    Kim Jong Un sendiri pernah mengungkapkan keinginannya untuk memasang satelit mata-mata di orbit antariksa untuk memantau pergerakan pasukan AS di wilayahnya. Pada 31 Mei lalu, sebenarnya satelit itu sudah diluncurkan, namun gagal mengorbit.

    Dikutip dari Time, Selasa (22/8/2023), peluncuran satelit baru Korut di antariksa rencananya akan digelar antara 24-31 Agustus mendatang.

    Penjaga Pantai Jepang telah diwanti-wanti soal tiga zona maritim yang perlu diwaspadai saat peluncuran berlangsung. Dua di antaranya di Semenanjung Korea, serta satu di area timur Pulau Luzon milik Filipina.

    Berdasarkan pemberitahuan itu, Korut diindikasikan akan melakukan rute penerbangan dari arah selatan. Rute ini mirip dengan yang hendak dijalankan pada 31 Mei lalu.



    Artikel Selanjutnya


    TikTok Diblokir Biden, Malah Cetak Rekor Untung Segini

    (fab/fab)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.