Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kiamat Password Makin Jelas, Google Ungkap Data Terbaru
    Insight News

    Kiamat Password Makin Jelas, Google Ungkap Data Terbaru

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Mei 2024Updated:4 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Google mengumumkan sebanyak 400 juta orang telah menggunakan ‘passkey’, yakni metode perlindungan data baru yang dirancang untuk menggantikan password.

    Google memperkenalkan passkey pada 2022 lalu, menyusul banyaknya laporan soal pembobolan password. Ada banyak modus penjahat siber dalam mencuri otentikasi password, hingga meretas akun pengguna.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Passkey diklaim jauh lebih aman ketimbang password. Pasalnya, kode yang digunakan melalui passkey tidak bisa dipakai kembali, tidak akan bocor, dan terlindungi dari serangan phising.

    Google mengklaim para pengguna passkey lebih puas, sebab terbukti bisa melakukan proses otentikasi akun lebih cepat. Mereka bisa membuka perangkat hanya dengan fingerprint, face scan, atau pin.

    “Password sudah lama digunakan, setidaknya selama 70 tahun terakhir. Kita semua memanfaatkannya untuk menjaga keamanan akun, namun tetap saja password sudah tak efektif lagi,” kata Product Manager untuk Identity dan Security di Google, Christian Brand.

    Passkey sendiri sudah mendapat dukungan dari platform-platform buatan Microsoft dan Apple. Namun, beberapa netizen menyebut masih belum mau berpindah sepenuhnya dari metode password.

    Pasalnya, passkey dinilai lebih membingungkan dan banyak memuat bug, dikutip dari TheVerge, Jumat (3/5/2024).

    “Banyak orang yang baru menggunakan passkey frustasi dengan teknologi baru ini. Perlu dilakukan peningkatan untuk passkey,” kata penulis blog Firstyear.

    Hal ini diakui Brand. Menurut dia, untuk menciptakan masyarakat tanpa password di masa depan, harus dimulai pelan-pelan.

    “Menurut saya sebagai industri, kita perlu belajar pelan-pelan. Kami bekerja keras untuk menghapus semua kendala, sebab kami juga kadang membuat kesalahan,” kata dia.


    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.