Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kiamat Driver Online Makin Nyata, Tandanya Kencang di Amerika
    Insight News

    Kiamat Driver Online Makin Nyata, Tandanya Kencang di Amerika

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Desember 2024Updated:8 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Taksi online tanpa pengemudi atau diistilahkan ‘robotaxi’ kian mudah ditemui di jalanan Amerika Serikat (AS). Alphabet jadi salah satu pemain yang ikut meramaikan pasar itu.

    Unit usahanya, Waymo mengumumkan memperluas layanan taksi otonomnya. Kali ini mereka bisa ditemui di Miami, Florida mulai tahun depan, dikutip dari Reuters, Jumat (6/12/2024).

    Pada 2025 mendatang, Waymo akan mulai memperkenalkan layanannya di jalan-jalan Miami. Baru pada tahun 2026, layanan akan resmi diluncurkan melalui aplikasi Waymo.

    Miami menambah sejumlah wilayah layanan Waymo di AS. Sebelumnya layanan tersebut sudah tersedia di Phoenix, Los Angeles, San Fransisco, dan Austin.

    Bukan hanya menambah wilayah layanan, Waymo juga mengumumkan kerja sama dengan perusahaan pembiayaan kendaraan Moove. Kerja sama ini terkait operasi armada, fasilitas dan infrastruktur pengisian daya Waymo yang dimulai di Phoenix.

    Di sisi pendanaan, Waymo baru saja menutup putaran pendanaan yang dipimpin Alphabet pada Oktober lalu. Saat itu perusahaan mengantongi US$5,6 miliar.

    Waymo memang harus bekerja keras karena pasar kendaraan otonom mulai ramai didatangi banyak perusahaan. Ada Cruise General Motors, Zoox Amazon dan Tesla yang menjadi beberapa nama penantang di pasar ini.

    Di sisi lain, industri kendaraan otonom juga berada dalam pengawasan ketat soal keselamatan dari regulator setempat. Sebab ada beberapa insiden yang terjadi karena teknologi otonom tersebut.

    Sementara itu, banyak masyarakat yang dilaporkan ragu menggunakan teknologi tersebut. Laporan Pew Search menyebutkan dua pertiga warga AS enggan menumpangi robotaxi.

    Sejumlah masyarakat kota juga mengatakan cemas dengan banyaknya kasus kecelakaan yang melibatkan taksi tanpa pengemudi itu.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Prabowo Mau Percepat Transformasi Digital, Industri RI Siap?




    Next Article



    Kiamat Driver Online, Penggantinya Berisik Suka Klakson Pagi Buta



    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.