Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kiamat Driver Online Guncang AS, Elon Musk Bilang Begini
    Insight News

    Kiamat Driver Online Guncang AS, Elon Musk Bilang Begini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Oktober 2024Updated:24 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Tesla memperkenalkan taksi otomatis tanpa sopir (robotaxi) bernama ‘Cybercab’ beberapa saat lalu. Unit taksi ‘pembunuh’ driver online itu meramaikan industri robotaxi di Amerika Serikat (AS) yang saat ini didominasi Waymo dari Alphabet.

    CEO Tesla Elon Musk mengatakan layanan transportasi online tanpa sopir miliknya akan mulai melayani masyarakat California dan Texas pada tahun depan.

    Hal tersebut disampaikan dalam laporan kinerja Tesla pekan ini. Ia mengatakan Tesla sudah mulai menawarkan aplikasi layanan ride-hailing perusahaan kepada para karyawan di San Francisco.

    “Kami rasa kami mampu meluncurkan layanan transportasi berbayar milik Tesla tahun depan,” kata Musk, dikutip dari Reuters, Kamis (24/10/2024).

    Kendati begitu, sepertinya Musk masih harus menghadapi tantangan regulator dan teknis.

    Di California secara khusus, perusahaan akan menghadapi berbagai pertanyaan dari regulator terkait keamanan. Apalagi, sistem otomatis (FSD) milik Tesla sedang diterpa kasus kecelakaan dan membuat reputasinya kian buruk.

    Izin untuk menyediakan layanan taksi online berbayar di AS memang cukup ketat. Sebagai gambaran, Waymo yang sudah beroperasi di San Francisco, Los Angeles, Phoenix, dan Arizona, membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menguji keamanan unit robotaxi-nya sebelum mendapat izin dari Komisi Peralatan Publik California (CPUC).

    Lembaga Kendaraan Motor California yang mengatur regulasi uji coba dan operasi kendaraan otomatis mengatakan kepada Reuters bahwa Tesla terakhir kali melaporkan penggunaan kendaraan otomatisnya untuk uji coba pada 2019.

    Tesla hingga kini belum mengajukan izin baru untuk melakukan uji coba kendaraan tanpa sopir, menurut lembaga tersebut.

    Tesla tak segera menanggapi permintaan komentar.

    Sebelumnya, Musk mengakui tantangan mendapatkan izin uji coba dan operasi di California. Ia mengatakan “itu merupakan hal yang tak bisa kami kontrol”.

    “Namun, saya akan kaget jika kami tak bisa mendapatkan persetujuan tahun depan,” ujar Musk.

    Texas memiliki regulasi yang lebih mudah ketimbang California untuk menguji dan mengoperasikan kendaraan tanpa sopir. Namun tetap saja, biasanya butuh waktu berbulan-bulan hingga tahunan sebelum perusahaan dapat meluncurkan layanan taksi otomatis berbayar.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Elon Musk Pamerkan Robotaxi ‘Cybercab’, Pembunuh Driver Online!





    Next Article



    Kiamat Driver Online China Makin Ganas Menular ke Amerika



    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.