Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ketakutan, TikTok Mohon Minta Tolong ke TikTokers
    Insight News

    Ketakutan, TikTok Mohon Minta Tolong ke TikTokers

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Maret 2024Updated:10 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pengguna TikTok di Amerika Serikat mendapatkan pesan khusus dari TikTok. Pada Kamis pagi, pengguna yang membuka aplikasi TikTok melihat seluruh layarnya penuh dengan pesan yang berisi ajakan untuk menghubungi anggota kongres.

    TikTok meminta para penggunanya untuk menghubungi wakil mereka di Kongres AS untuk mencegah aplikasi TikTok diblokir di Amerika Serikat.

    “Bicara sekarang, sebelum pemerintah Anda merebut 170 juta warga AS dari hak kebebasan ekspresi yang diatur dalam konstitusi. Beri tahu ke Kongres apa arti TikTok bagi Anda dan minta mereka untuk memilih TIDAK,” tulis TikTok dalam pesan yang dibagikan ke seluruh penggunanya di AS.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Di bawah pesan tersebut, pengguna bisa mengklik tombol merah bertuliskan “telepon sekarang.”

    TikTok sudah lama menjadi sorotan pemerintah dan badan legislatif AS. Tahun lalu, CEO TikTok Shou Zi Chew memberikan kesaksian di Kongres AS selama 5 jam untuk menjawab pertanyaan soal akses otoritas China atas data penduduk AS.

    Chew berulang kali menyatakan bahwa TikTok dan ByteDance tidak dikuasai oleh pemerintah China. Tidak ada bukti bahwa pemerintah China bisa mengakses data pengguna TikTok di Amerika Serikat. Namun, ada pegawai ByteDance yang dipecat karena mengakses alamat IP jurnalis untuk menentukan lokasi mereka.

    TikTok kini telah dilarang digunakan di HP milik pemerintah di lusinan negara bagian. Pekan ini, isu TikTok kembali mencuat setelah munculnya rancangan UU yang memberikan Presiden AS wewenang untuk menentukan aplikasi media sosial yang dinilai mengancam keamanan nasional dan menghapusnnya dari toko aplikasi.

    Pihak yang mengajukan RUU tersebut meminta agar TikTok memutus hubungan dengan ByteDance jika tidak ingin diblokir dan kehilangan 170 juta pengguna di AS.

    Kepada TechCrunch, TikTok menjelaskan bahwa pesan tersebut muncul di layar semua pengguna TikTok di AS yang berusia 18 tahun ke atas.

    TikTok sebelumnya juga pernah menerapkan strategi serupa, yaitu memanfaatkan penggunanya untuk menekan Kongres AS. Tahun lalu, Chew membawa serta beberapa kreator TikTok kelas kakap termasuk Vitus Spehar (UnderTHeDeskNews).



    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.