Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kebanyakan Minum Coca Cola Cs Picu Penurunan Sperma
    Inspiring You

    Kebanyakan Minum Coca Cola Cs Picu Penurunan Sperma

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman13 Juni 2023Updated:13 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Para ahli kesehatan telah memperingatkan bahaya minum minuman bersoda terlalu banyak selama bertahun-tahun. Minuman bersoda bisa berpengaruh pada kesehatan baik itu menyebabkan kenaikan berat badan, kerusakan gigi atau kecanduan gula.

    Terlepas dari peringatan tersebut, British Soft Drinks Association melaporkan 55% minuman bersoda yang dijual pada tahun 2014 adalah merek Coca-Cola atau Coke. Namun, para ilmuwan juga mengungkapkan minum empat gelas minuman bersoda per hari bisa mengurangi jumlah sperma sebesar 30% dan dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

    Melansir New York Post, penelitian di Rumah Sakit Universitas Kopenhagen di Denmark telah mengamati sebanyak 2.554 pria. Risetnya menemukan pecandu minuman bersoda memiliki jumlah sperma rata-rata 35 juta per ml dibandingkan dengan mereka yang kurang mengonsumsi minuman bersoda memiliki sperma rata-rata sebesar 56 juta per ml.

    Jumlah sperma 35 juta per ml masih berada dalam kisaran normal. Sehingga dalam studi ini menemukan tidak ada hubungan antara tingkat kafein dalam minuman bersoda atau cola, kemungkinan bisa dari bahan lain.

    Para peneliti menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kafein yang dikonsumsi dalam minuman lain seperti kopi dan teh. Hal ini membuat mereka percaya bahwa itu bisa menjadi bahan unik dalam cola yang menyebabkan masalah atau hasil dari kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat secara lebih umum.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ilmuwan dari Universitas Nicolaus Copernicus dan Rumah Sakit Memorial Prof. Franciszek Ɓukaszczyk di Bydgoszcz, Polandia, menemukan bahwa hal itu terkait dengan perkembangan disfungsi ereksi.

    Studi tersebut mencatat pemanis yang digunakan dalam banyak minuman bersoda maupun sirup jagung fruktosa tinggi, dapat merusak arteri di penis sehingga peredaran darah kurang lancar.

    Sementara itu, para peneliti juga mengidentifikasi penumpukan lemak visceral (lemak perut) yang disebabkan oleh kebiasaan diet yang tidak sehat sebagai faktor risiko utama lainnya karena tidak mampu mempertahankannya.

    Para ilmuwan menyebutkan minuman bersoda baik saja dikonsumsi pria. Tetapi sebaiknya kurangi asupannya kurang dari satu liter per hari dan mulailah beralih pada air putih saja.

    (Sumber: CNBC.com )


    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.