Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kasus Korupsi BTS 4G Bikin Anggaran Kominfo Mandeg
    Insight News

    Kasus Korupsi BTS 4G Bikin Anggaran Kominfo Mandeg

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Juni 2024Updated:10 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus korupsi BTS 4G yang menyeret Mantan Menteri Kominfo Johnny G Plate, berdampak pada anggaran Kementerian Komunikasi dan Informatika.

    Pada 2023, penyerapan realisasi anggaran kurang optimal karena beberapa kendala dalam menyelesaikan program dan kegiatan, salah satunya karena proses hukum BTS 4G.

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie mengatakan, proses hukum kasus BTS 4G yang masih berjalan tahun lalu mengakibatkan terhambatnya pembangunan BTS 4G. Sehingga operasional maintenance yang telah dianggarkan dari sumber dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) belum terealisasi optimal.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pemerintah, kata Budi, meningkatkan anggaran Kemenkominfo dari Rp8,09 triliun pada 2020 menjadi Rp24,13 triliun pada 2021. Lalu sebesar Rp26,37 triliun pada 2022.

    Namun pada tahun 2023, pagu anggaran Kemenkominfo mengalami penurunan menjadi Rp16,78 triliun.

    “Dari sisi realisasi anggaran, kami terus berupaya melakukan penyerapan secara optimal tiap tahunnya,” kata Budi saat Raker dengan Komisi I DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/6/2024).

    “Tapi pada 2023, kurang optimalnya realisasi anggaran disebabkan oleh beberapa kendala dalam menyelesaikan program dan kegiatan,” tuturnya.

    Selain karena kasus korupsi BTS 4G, kendala lainnya adalah service level agreement internet di beberapa lokasi yang masih dalam evaluasi.

    Kemudian, belum ditandatanganinya implementasi agreement pada program digital broadcasting system dengan sumber dana pinjaman luar negeri, yaitu proses pinjaman tersebut tidak sepenuhnya kewenangan Kominfo.

    Adanya pembangunan pusat data nasional (PDN) yang masih dalam tahap proses penetapan pemenang lelang consultant service.

    Soal anggaran tahun ini, hingga 6 Juni 2024, realisasi anggaran telah terserap Rp 4,21 triliun dari pagu Rp 15,48 triliun, atau 27,2%.

    Sedangkan prognosis realisasi anggaran Kominfo sampai akhir tahun Rp 13,41 triliun dari pagu anggaran 2024 atau 86,6%, yang disebabkan belum direalisasikan alokasi pinjaman luar negeri untuk digital broadcasting system (DBS).




    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.