Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kasus Covid-19 RI Naik Lagi, Kenali Gejala Varian Terbaru JN.1
    Inspiring You

    Kasus Covid-19 RI Naik Lagi, Kenali Gejala Varian Terbaru JN.1

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 Mei 2024Updated:27 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) melaporkan bahwa Indonesia kembali mengalami peningkatan kasus Covid-19 hingga hampir 12 persen. Kenaikan kasus itu didominasi oleh varian JN.1.

    Juru Bicara Kemenkes RI, dr. Mohammad Syahril mengungkapkan bahwa hingga Mei 2024, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Tanah Air pada minggu ke-18 2024 mengalami peningkatan sebesar 11,76 persen jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

    “Merujuk data GISAID Indonesia 2024, saat ini sebagian besar kasus masih didominasi varian JN.1. Meski terjadi peningkatan kasus Covid-19, hal ini tidak diikuti dengan angka rawat inap dan kematian,” kata dr. Syahril dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (27/5/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berdasarkan Data Laporan Mingguan Nasional COVID-19 Kemenkes RI periode 12-18 Mei 2024, terdapat 19 kasus konfirmasi, 44 kasus rawat ICU, dan 153 kasus rawat isolasi. Sementara itu, tren positivity rate mingguan berada pada angka 0,65 persen dan nol kematian. Sedangkan jumlah orang yang dites per minggu mencapai 2.474 orang.

    “Ini terus kami pantau melalui laporan Bed Occupation Rate (BOR) ruang isolasi dan/atau ICU, baik itu secara harian atau mingguan.” ujar dr. Syahril.

    Seiring dengan kembali meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia dan melonjaknya angka terkonfirmasi di Singapura akibat varian KP.1 dan KP.2, dr. Syahril menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada urgensi pembatasan perjalanan.

    “Menurut informasi yang dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan Singapura, berdasarkan penilaian risiko yang ada saat ini belum ada urgensi untuk melakukan pembatasan perjalanan dari atau ke Singapura,” tegas dr. Syahril.

    “Situasi transmisi COVID-19 masih terkendali. Jadi, sekarang ini belum memerlukan pembatasan mobilitas dan aktivitas masyarakat meskipun ada lonjakan kasus,” sambungnya.

    Seiring dengan pernyataan dr. Syahril, sebelumnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf RI), Sandiaga Uno juga menegaskan bahwa Indonesia tidak menutup pintu masuk bagi wisatawan asal Singapura meskipun terjadi lonjakan kasus Covid-19 akibat varian KP.1 dan KP.2.

    “Tidak ada larangan,” tegas Sandi dalam temu media daring Weekly Brief with Sandi Uno, dikutip Senin (27/5/2024).

    Meskipun tidak ada pembatasan perjalanan, Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, serta memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan jika menemukan gejala terkait Covid-19.

    Berikut gejala varian COVID-19 varian JN.1 yang banyak dilaporkan.

    1. Hidung tersumbat atau pilek

    2. Sakit tenggorokan

    3. Kelelahan

    4. Sakit kepala

    5. Batuk

    6. Nyeri otot atau badan

    7. Demam atau menggigil

    8. Mual atau muntah

    9. Diare

    10. Sesak napas atau kesulitan bernapas



    Artikel Selanjutnya


    4 Fakta FLiRT, Varian Baru Covid-19, Seperti Apa Gejalanya?

    (rns/rns)


    Techno update True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.