Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kapan Vaksin Sinovac Disuntikkan ke Anak? Ini Kata Menkes
    Insight News

    Kapan Vaksin Sinovac Disuntikkan ke Anak? Ini Kata Menkes

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 November 2021Updated:8 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan membutuhkan 58,7 juta dosis untuk vaksinasi anak di bawah 12 tahun. Sebab kelompok anak usia itu ada 26,4 juta dan membutuhkan dua dosis vaksin Covid-19.

    “6-11 tahun ada 26,4 juta, butuh 58,7 juta dosis belum ada di anggaran kita. Dimasukkan anggaran tahun depan. Baik booster satu kali yang PBI maupun juga anak kita rencanakan anggaran tahun depan,” kata BGS dalam paparannya di rapat bersama Komisi IX DPR, Senin (8/11/2021).

    Dia menjelaskan di dunia sudah ada tiga jenis vaksin yang mengantongi izin penggunaan darurat untuk anak di bawah 12 tahun. Ada Sinovac, Sinopharm dan Pfizer namun dengan kondisi yang berbeda.

    Sinopharm dan Sinovac diberikan dengan dosis yang sama. Sementara Pfizer dengan dosis yang diturunkan.

    Sementara itu pemberian vaksin anak juga diberikan setelah negara memvaksinasi 50% warganya. Risiko paling tinggi untuk terkena Covid-19 adalah orang tua jika dibanding anak-anak yang hanya di bawah 1%.

    Risiko masuk rumah sakit dan kematian untuk lansia juga 20-30 kali lebih tinggi dari anak-anak. BGS mengatakan karena vaksinasi untuk lansia masih rendah, jadi vaksin yang ada diprioritaskan diberikan pada lansia hingga selesai.

    “Untuk mencegah jangan sampai ada kasus kenaikan, kemudian seperti terjadi negara-negara tetangga lansia tertinggal jadi terkena dan wafat,” jelasnya.

    Sebagai informasi, vaksin Sinovac dan vaksin Sinovac buatan Bio Farma telah mengantongi izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan POM untuk digunakan anak 6-11 tahun.

    Berdasarkan uji klinis pada aspek keamanan dan imunogenitas menunjukkan 96%. Sementara efikasi vaksin mengikuti pada uji klinis sebelumnya sebesar 64%.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.