Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kapan Puasa Ramadhan Dimulai dan Kenapa RI Berbeda
    Insight News

    Kapan Puasa Ramadhan Dimulai dan Kenapa RI Berbeda

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Maret 2024Updated:8 Maret 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Penetapan awal puasa Ramadan pemerintah Arab Saudi diprediksi akan lebih awal dibandingkan pemerintah Indonesia.

    Astronomer asal Maroko Hicham El Aissaoui memprediksi, muslim di Arab Saudi mulai berpuasa pada 11 Maret 2024.

    Menurut International Astronomical Center (IAC) dalam lamannya, Arab Saudi baru akan menetapkan keputusan awal puasa 2024 setelah melakukan pengamatan hilal atau rukyatul hilal pada 10 Maret 2024 setelah matahari terbenam.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Hasil hisab IAC untuk kedudukan hilal di Makkah, Arab Saudi pada waktu pengamatan menyebutkan, bulan sudah terbenam 13 menit setelah matahari terbenam, umurnya 6 jam 22 menit, dan jaraknya dari matahari 3,4 derajat.

    Data tersebut menunjukkan potensi terlihatnya hilal pada waktu pengamatan. Untuk itu, Arab Saudi diprediksi akan memulai puasa Ramadan pada 11 Maret 2024. Dan untuk durasi, puasa tahun ini disebut akan berlangsung selama 30 hari.

    Tidak hanya Arab Saudi, awal puasa 2024 di sebagian besar wilayah negara Islam juga diprediksi mulai 11 Maret 2024. Sebab, konjungsi pusat akan terjadi pada 10 Maret, tepatnya pukul 9 pagi GMT atau pukul 16.00 sore WIB dan Bulan akan terbenam setelah Matahari terbenam di hampir seluruh wilayah negara Islam.

    Beberapa wilayah yang dimaksud seperti Abu Dhabi di Uni Emirat Arab (UEA), Amman di Yordania, Kairo di Mesir, Khartoum di Sudan, dan Rabat di Maroko.

    “Oleh karena itu, banyak negara diperkirakan akan memulai bulan Ramadan pada hari Senin, 11 Maret,” demikian keterangan IAC dalam lamannya, dikutip dari Detikcom, Kamis (7/3/2024).

    Sementara itu, menurut hasil hisab Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Indonesia tidak dimungkinkan melihat hilal pada waktu pengamatan yaitu, 10 Maret 2024. Tinggi hilal saat matahari terbenam di Indonesia pada waktu itu disebut belum memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang dijadikan acuan Kementerian Agama (Kemenag).

    Menurut kriteria MABIMS ini, hilal baru bisa teramati apabila mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

    Sementara itu, ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 10 Maret 2024, berkisar antara -0,33° di Jayapura, Papua sampai dengan 0,87° di Tua Pejat, Sumatra Barat. Adapun, elongasi di Indonesia saat matahari terbenam pada 10 Maret 2024 menurut data hisab BMKG bekisar antara 1,64° di Denpasar, Bali sampai dengan 2,08° di Jayapura, Papua.

    Hasil hisab ini pun nantinya akan dikonfirmasi melalui hasil rukyatul hilal yang dilakukan tim Kemenag pada 134 lokasi di seluruh Indonesia. Hasil pengamatan nantinya akan dijadikan rujukan dalam penetapan awal puasa 2024 di Indonesia melalui sidang isbat yang digelar 10 Maret 2024.

    Selain perbedaan hasil hisab hilal Ramadan, penetapan awal puasa 2024 di Indonesia dan Arab Saudi bisa berbeda karena adanya perbedaan waktu yang disebabkan dari letak geografis antara kedua negara. Posisi hilal akan semakin tinggi dan mudah dilihat di semakin barat suatu wilayah pada tanggal yang sama.

    Dikutip dari laman Kemenag, letak Arab Saudi lebih condong ke arah barat dari Indonesia. Hal ini menyebabkan, posisi hilal di Arab Saudi lebih tinggi dan dimungkinkan lebih terlihat pada waktu pengamatan dibandingkan Indonesia sehingga penentuan awal puasa 2024 di kedua wilayah ini berpotensi berbeda.


    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.