Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir? Ini Prediksi Terbaru WHO
    Insight News

    Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir? Ini Prediksi Terbaru WHO

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Juli 2022Updated:25 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus Covid-19 kembali mengalami kenaikan. Bahkan kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut pandemiĀ “jauh dari berakhir”.

    Dia menyuarakan kekhawatiran soal jumlah kasus terus meningkat. Dengan begitu dapat memberi tekanan pada sistem kesehatan dan pekerja.

    “Virus ini berjalan bebas dan negara-negara tidak secara efektif mengelola beban penyakit berdasarkan kapasitasnya, baik dari segi rawat inap untuk kasus maupun peningkatan jumlah orang dengan kondisi pasca-Covid, yang sering disebut sebagai Long Covid,” jelas Ghebreyesus, dikutip dari Channel News Asia, Senin (25/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saat penularan Covid-19 serta rawat inap meningkat, pemerintah juga harus menerapkan langkah-langkah yang dicoba dan diuji seperti masker, peningkatan ventilasi, serta protokol pengujian dan perawatan.”

    Sebelumnya pada Maret lalu, kasus Covid-19 sempat mengalami penurunan. Ghebreyesus saat itu mengatakan fase akut pandemi mungkin bisa berakhir tahun ini, tetapi dengan catatan 70% populasi dunia telah divaksinasi.

    “Harapan kami fase akut pandemi akan berakhir tahun ini, tentu dengan satu syarat, (target tercapai) vaksinasi 70% pada pertengahan tahun ini sekitar Juni, Juli,” ungkapnya dikutip dari Al Jazeera.

    Saat itu, Direktur Kedaruratan WHO, Michael Ryan juga mengatakan tahun ini akan menjadi titik balik pandemi berubah menjadi endemi. “Apa yang perlu kita lakukan adalah mencapai tingkat kejadian penyakit yang rendah dengan vaksinasi maksimum dari populasi kita sehingga tak ada yang harus mati. Itulah akhir dari keadaan darurat dalam pandangan saya. Itulah akhir dari pandemi,” kata Ryan dikutip dari CNBC Internasional.

    Sementara itu, Komite Darurat WHO untuk Covid-19 telah bertemu pada hari Jumat. Yakni dalam rangka memutuskan Covid-19 tetap menjadi Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC).

    Dalam pertemuan itu, Ryan menjelaskan kasus Covid-19 secara global telah meningkat sebanyak 30% dalam dua minggu terakhir. Sebagian besar akibat sub-varian Omicron BA.4 dan BA.5 serta pencabutan kebijakan kesehatan masyarakat dan langkah sosial.

    Perubahan kebijakan, menurut Ryan menghambat deteksi kasus serta pemantauan evolusi virus.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bos Vaksin Pfizer Bocorkan Kapan Covid-19 Selesai, Bukan 2022


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.