Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kadin Kumpulkan Bos Internet Bahas Starlink, Ini Hasilnya
    Insight News

    Kadin Kumpulkan Bos Internet Bahas Starlink, Ini Hasilnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Juni 2024Updated:7 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Komunikasi dan Informasi, Firlie H Ganinduto mengatakan ada dua dampak hadirnya Starlink di Indonesia.

    Pertama dampak negatif dan kedua dampak positif. Hal ini ia sampaikan usai diskusi dengan para penyedia layanan internet domestik.

    “Jadi gini, sebenarnya itu dua hal yang berbeda antara sambungan fiber optik dan satelit. Ada positif dan negatif. Tadi dibahas secara detail,” ujar saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (6/6/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Contohnya, pada saat hujan layanan internet satelit seperti Starlink akan terpengaruh kecepatannya, sementara fiber optik tidak.

    “Sebenarnya kalau kita lihat pemetaan itu ada banyak positif yang digarap masing-masing teknologi, ini mungkin hanya sesuatu yang perlu ditingkatkan dalam hal memberikan layanan terhadap para pelanggan,” tuturnya.

    Ia juga berharap Starlink dapat menjalin kolaborasi dengan penyedia layanan internet atay ISP (internet services provider) lokal dengan bentuk kerja sama yang bermacam-macam.

    Misalnya, Starlink dapat menyediakan backbone atau jangkauan dan ISP menyiapkan layanan-layanan customer service dan lain sebagainya.

    “Sebenarnya potensi itu masih banyak yang bisa dieksplorasi. Tinggal dicari titik temunya,” kata dia.

    Selain potensi kerja sama, Kadin menilai ada dampak positif dari layanan internet berbasis satelit itu, yakni dapat membantu memberikan pemerataan akses internet bagi masyarakat. Mengingat posisi landscape Indonesia yang berpulau-pulau.

    Hal ini karena Starlink menggunakan teknologi satelit low earth orbit (LEO) yang menghadirkan cakupan internet yang luas.

    “Jadi tentunya yang kita harapkan ketika teknologi baru dapat diterima dengan baik dengan memberikan atau mendapatkan solusi win-win terhadap pengusaha nasional, tentunya pemain teknologi lain tidak akan ragu untuk masuk ke Indonesia,” tuturnya.

    “Itu yang kita upayakan agar Indonesia, bukan menjadi negara yang menolak teknologi baru.” pungkasnya



    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.