Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kacau! Ribuan Positif Covid-19 Masih Aktivitas di Area Publik
    Insight News

    Kacau! Ribuan Positif Covid-19 Masih Aktivitas di Area Publik

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 September 2021Updated:6 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta– Pemerintah menemukan fakta bahwa ribuan orang yang positif Covid-19 ternyata masih berkeliaran di tempat publik dan keramaian. Hal tersebut merupakan hasil dari pemantauan aplikasi PeduliLindungi.

    Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hingga 5 September kemarin, total masyarakat yang melakukan skrining dengan menggunakan Peduli Lindungi di beberapa sektor publik seperti Pusat perbelanjaan, Industri, Olahraga dan lainnya telah mencapai 20,9 juta orang.

    “Dari total 20,9 juta orang tersebut, terdapat 761 ribu orang yang masuk kategori merah, tidak diperkenankan masuk/melakukan aktivitas ditempat publik oleh sistem. Dan juga terdapat 1.603 orang dengan status positif dan kontak erat mencoba untuk melakukan aktivitas publik,” ujar Luhut dalam konferensi pers, perpanjangan PPKM Jawa-Bali, Senin (6/9/2021).

    Menurut Luhut, Pemerintah akan menindak orang yang masuk dalam kriteria hitam peduli lindungi yang masih berusaha melakukan aktivitas di area publik dengan membawa mereka ke dalam isolasi terpusat.

    “Hal ini dilakukan untuk sama-sama menjaga dan melindungi kita semua,” ujarnya.

    Dalam kesempatan yang sama Luhut mengatakan, ada tiga kunci transisi dari pandemi bisa menjadi endemi, antara lain peningkatan vaksinasi seluruh masyarakat Indonesia, dilakukannya 3T yakni testing (pengetesan), tracing (penelusuran kontak erat), dan treatment (perawatan pasien Covid-19).

    Selain itu, masyarakat juga harus tetap patuh pada protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

    “Tiga kunci transisi menjadi endemi adalah peningkatan coverage vaksinasi seluruh masyarakat, 3T baik dan kepatuhan 3M yang tinggi,” ungkapnya,

    Dia mengatakan, pemerintah tetapkan akan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi sebagai integrator strategi ini, sehingga diharapkan bisa meminimalkan kasus Covid-19 saat pembukaan aktivitas di masyarakat secara bertahap.

    “Sistem Peduli Lindungi akan jadi integerator, sehingga meminimalkan Covid-19 saat pembukaan aktivitas bertahap,” ujarnya.

    Luhut mengatakan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Yogyakarta turun ke level 3 dari sebelumnya level 4. Sementara Bali masih berada di level 4.

    [Dexpert.co.id]

    (dob/dob)



    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.