Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kacang Asal China Ditarik dari Peredaran, Bisa Picu Kanker
    Inspiring You

    Kacang Asal China Ditarik dari Peredaran, Bisa Picu Kanker

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 Mei 2024Updated:27 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Produk kacang kenari panggang asal China ditarik dari peredaran karena diduga mengandung bahan tambahan yang berbahaya. Ada dua kemasan produk kacang yang ditarik, yakni kemasan 500 gram dan 1 kilogram. 

    Mengutip laporan Straits Times, Badan Pangan Singapura (SFA) menarik kembali produk kacang kenari panggang dengan merek Xiyuguoyuan Xinjiang Paper Roasted Walnut karena terdeteksi mengandung pemanis buatan siklamat di dalamnya.

    Tak cuma itu, produk yang ditarik juga terdeteksi mengandung pemanis buatan lainnya, acesulfame-K, dengan jumlah yang melebihi batas yang diizinkan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Siklamat atau asam siklamat sebenarnya boleh digunakan sebagai pemanis buatan untuk produk makanan seperti minuman ringan dan buah-buahan kalengan di Singapura. Meski begitu, siklamat tidak diizinkan untuk digunakan pada kenari atau produk kacang-kacangan dan biji-bijian lainnya.




    Foto: Badan Pangan Singapura (SFA) menarik kembali produk kacang kenari panggang asal China. (sumber Singapore Food Agency)

    Saat Siklamat digunakan lebih dari batasnya dan dikonsumsi dalam jumlah berlebihan serta waktu lama berisiko memunculkan zat bersifat karsinogenik atau pemicu kanker.

    Sementara acesulfame-K diizinkan untuk digunakan pada produk kacang dan biji-bijian, namun dalam batas tertentu yang ditentukan oleh SFA.

    “Meskipun tidak ada risiko kesehatan langsung dari mengonsumsi kenari dan produk kacang-kacangan serta biji-bijian lainnya yang ditemukan mengandung siklamat dan acesulfame K, konsumsi berlebihan kedua pemanis tersebut dalam jangka panjang harus dihindari,” kata SFA.

    SFA juga meminta masyarakat yang terdampak setelah mengkonsumsi produk agar mencari pertolongan medis. 

    “Konsumen yang telah mengkonsumsi produk yang terkena dampak dan memiliki kekhawatiran terhadap kesehatan mereka harus mencari nasihat medis,” kata SFA.

    SFA telah meminta importir produk tersebut, Hong Xin Da, untuk menarik kembali produk yang dimaksud. 


    Artikel Selanjutnya


    Pantas Siswa Singapura Paling Pintar Matematika, Ini Rahasianya

    (hsy/hsy)


    Techno update True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.