Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kabel Laut Merah Putus Bikin Internet Lelet, Houthi Jadi Sasaran
    Insight News

    Kabel Laut Merah Putus Bikin Internet Lelet, Houthi Jadi Sasaran

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Maret 2024Updated:6 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kabel optik yang membentang di Laut Merah putus dan mengganggu jaringan internet di kawasan Asia, Eropa, dan Timur Tengah. Penyedia layanan telekomunikasi terpaksa mengubah rute lalu lintas internet di kawasan tersebut.

    Sebagai informasi, kabel optik di Laut Merah dimiliki 4 jaringan telekomunikasi raksasa. Menurut HGC Global Communications yang merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi asal Hong Kong, putusnya kabel optik di Laut Merah membuat jaringan komunikasi di Timur Tengah terhambat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    HGC memprediksi 25% jaringan internet di Asia, Eropa, dan Timur Tengah terdampak oleh insiden ini. Namun, 4 penyedia jaringan telekomunikasi yang mengandalkan kabel optik di Laut Merah mencoba menanggulanginya dengan mengubah rute trafik.

    Kendati demikian, HGC tidak membeberkan secara rinci penyebab kerusakan kabel optik di Laut Merah. Perusahaan juga tidak menunjuk pihak yang salah atas kejadian ini, dikutip dari CNN International, Rabu (6/3/2024).

    Menurut Seacom, penyedia layanan telekomunikasi asal Afrika Selatan, mengatakan perbaikan kabel optik baru akan dimulai sekitar 1 bulan ke depan. Seacom merupakan salah satu penyedia jaringan telekomunikasi yang memiliki salah satu sistem kabel di Laut Merah yang terdampak.

    Lamanya proses perbaikan dikarenakan birokrasi perizinan untuk beroperasi di wilayah tersebut. Pranesh Padayachee, Kepala Petugas Digital Seacom mengatakan izin dari dari otoritas maritim Yaman untuk memperbaiki kabel bawah laut bisa memakan waktu hingga 8 minggu.

    Kabel bawah laut tak terlihat secara kasat mata. Kabel tersebut merupakan tulang punggung penyelenggaraan internet yang dibiayai oleh raksasa teknologi seperti Google, Microsoft, Amazon, dan Meta.

    Kerusakan pada kabel laut ini bisa menyebabkan gangguan internet yang luas, seperti yang terjadi pasca gempa bumi di Taiwan pada 2006 silam.

    Kerusakan kabel optik di Laut Merah terjadi beberapa pekan setelah pemerintah Yaman memberi peringatan soal kemungkinan kelompok Houthi menargetkan infrastruktur tersebut.

    Sebelumnya, Houthi sudah lebih dulu mengganggu trafik suplai komponen global dengan menyerang kapal-kapal komersil yang lewat di area Laut Merah.

    Pekan lalu, media dari Israel menuduh Houthi menjadi biang kerok dari kerusakan kabel optik di Laut Merah. Namun, hal ini dibantah pimpinan Houthi Abdel Malek al-Houthi.

    “Kami tak ada niat menargetkan kabel optik di Laut Merah yang menyediakan internet di negara-negara sekitar,” ia menuturkan.

    Houthi malah menyalahkan militer Inggris dan AS atas kerusakan yang terjadi di area tersebut.




    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.