Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kabar Tak Baik Bagi yang Pengen iPhone 14, iPhone 14 Pro Max
    Insight News

    Kabar Tak Baik Bagi yang Pengen iPhone 14, iPhone 14 Pro Max

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 September 2022Updated:10 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Harga iPhone 14 tetap mengalami kenaikan di beberapa pasar. Meskipun Apple tak melakukan hal tersebut untuk Amerika Serikat (AS).

    CNBC Internasional mencatat inflasi yang terjadi dan resesi global, semua mata tertuju cara Apple memberikan harga pada iPhone 14 saat peluncuran beberapa hari lalu. Kejutannya untuk pasar AS, iPhone 14 harganya tetap sama seperti iPhone 13. iPhone 14 dijual mulai dari US$799 (Rp 11,8 juta) dan harga tertinggi iPhone 14 Pro Max dari US$1.099 (Rp 16,3 juta).

    Di China, Apple juga tetap menjaga harganya. iPhone 14 dibanderol 5.899 yuan (Rp 12,6 juta) dan model Pro Max 8.999 yuan (Rp 19,2 juta).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun ternyata di beberapa pasar harganya dijual berbeda. Berikut rangkumannya, Jumat (9/9/2022):

    Inggris

    • iPhone 13: 779 poundsterling (Rp 13,3 juta)
    • iPhone 14: 849 poundsterling (Rp 14,5 juta)
    • iPhone 14 Pro Max dilaporkan naik 150 pounsterling (Rp 2,5 juta) dari model tahun lalu.

    Australia

    • iPhone 13: 1.349 dolar Australia (Rp 13,6 juta)
    • iPhone 14: 1.399 dolar Australia (Rp 14,1 juta)

    Jepang

    • iPhone 13: 98.800 yen Jepang (Rp 10,2 juta)
    • iPhone 14: 119.800 yen Jepang (Rp 12,3 juta)

    Jerman

    • iPhone 13: 899 euro (Rp 13,4 juta)
    • iPhone 14: 999 euro (Rp 14,9 juta)

    Menurut para analis, alasan kenaikan itu mungkin karena ada peningkatan biaya komponen dan apresiasi dolar AS pada mata uang lain di negara tempat Apple menaikkan harga.

    “Kuncinya adalah Euro dan Yen telah terdepresiasi sedikit jadi menyebabkan harga sedikit lebih tinggi,” kata mitra Counterpoint Research, Neil Shah.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Diluncurkan Bulan Depan, Berapa Harga iPhone 14?

    (npb/roy)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.