Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jutaan Orang Tertipu Langganan Amazon Prime
    Insight News

    Jutaan Orang Tertipu Langganan Amazon Prime

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Juni 2023Updated:22 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menurut Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC), jutaan konsumen tertipu langganan Amazon Prime. Atas dasar ini, FTC menggugat Amazon ke pengadilan.

    Amazon dituduh secara sengaja membohongi jutaan konsumen untuk mendaftarkan diri di layanan premium Prime kemudian “menyabotase” upaya jutaan konsumen tersebut untuk batal berlangganan.

    FTC menilai Amazon melanggar undang-undang terkait kepercayaan pembeli online karena menggunakan “pola gelap” atau taktik desain yang menipu agar pengguna condong ke pilihan tertentu, sehingga konsumen ikut berlangganan Prime tanpa memberikan persetujuan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Amazon menipu dan memerangkap orang untuk menjadi pelanggan tanpa sepengetahuan mereka. Tak hanya membuat mereka frustasi, tetapi membuat mereka keluar uang banyak,” kata Ketua FTC Lina Khan, seperti dikutip CNBC International pada Kamis (22/6/2023).

    Juru bicara Amazon Heather Layman menyatakan bahwa klaim FTC “tidak benar secara fakta dan menurut hukum.”

    “Kenyataannya pelanggan menyukai Prime, dan berdasarkan desain kami membuat sangat jelas dan sederhana untuk pelanggan dalam mendaftarkan diri atau membatalkan langganan Prime mereka,” kata Lyman.

    FTC telah menyelidiki proses pendaftaran dan pembatalan langganan Amazon Prime sejak Maret 2021. Bahkan, FTC sempat meminta CEO Amazon Andy Jassy dan pendiri Amazon Jeff Bezos untuk memberikan kesaksian.

    Amazon Prime, yang diluncurkan pada 2005, adalah salah satu layanan berlangganan paling populer di dunia dengan jumlah anggota mencapai 200 juta. Biaya berlangganan Amazon Prime adalah US$ 139 per tahun (sekitar Rp 2 juta) dengan keuntungan berupa gratis ongkos kirim dan akses ke layanan streaming Amazon.

    Dalam gugatan FTC, Amazon dituduh memperlambat bahkan menolak perubahan yang membuat pelanggan makin mudah untuk membatalkan langganan Amazon Prime karena bisa “memengaruhi profit Amazon secara drastis.”

    Amazon membuat proses pembelian barang di situs mereka menjadi sulit bagi pengguna yang tidak berlangganan Prime. Selain itu, FTC menilai tombol yang menginstruksikan pembeli untuk menyelesaikan transaksi tidak secara jelas menyatakan bahwa mengklik tombol juga berarti sang pembeli setuju untuk berlangganan Prime.

    Proses pembatalan berlangganan, menurut FTC, juga sulit dilakukan. Bahkan, tim internal Amazon memberikan nama proses pembatalan langganan sebagai “Iliad” yaitu puisi era Yunani Kuno karya Homer yang sangat panjang.

    FTC sudah tiga kali menggugat Amazon ke pengadilan hanya dalam waktu sebulan. Pada akhir Mei, Amazon sepakat untuk membayar denda lebih dari US$ 30 juta terkait kasus privasi di asisten pintar Alexa dan bel pintar Ring.


    Artikel Selanjutnya


    Cek! Harga Streaming Netflix-HBO-Disney cs Terbaru di RI 2023

    (dem/dem)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.