Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jreng! Bos Apple Terang-terangan Bidik RI, Mau Apa?
    Insight News

    Jreng! Bos Apple Terang-terangan Bidik RI, Mau Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Mei 2023Updated:23 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), Apple, menyebut saat ini sedang fokus melihat peluang di Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh CEO Apple, Tim Cook.

    Dalam pernyataannya, Cook mengaku pasar seperti Indonesia dan negara lainnya, yakni Vietnam dan India, menjadi lebih penting bagi Apple karena pertumbuhannya. Menurutnya, ini dapat menggantikan pasar China yang melambat.

    “Apple mencapai rekor sepanjang masa di Meksiko, india, Filipina, Arab Saudi, Turki, dan UEA, serta sejumlah rekor kuartal Maret, termasuk di Brasil, Malaysia, dan India,” katanya kepada para analis, dikutip dari CNN International, Selasa (23/5/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Direktur pelaksana Wedbush Securities, Daniel Ives, mengatakan bahwa hal ini memang diperlukan untuk perusahaan semacam Apple. Menurutnya, perlambatan di pasar negara maju membuat raksasa asal Cupertino itu akhirnya mencari celah di pasar negara berkembang.

    “Selama beberapa tahun mendatang, india, Malaysia, dan India akan menjadi bagian yang lebih besar untuk Apple, mengingat upayanya di negara-negara ini,” tuturnya.

    Boston Consulting Group (BCG) menyatakan bahwa basis konsumen di kawasan ini juga menjanjikan, di mana jumlah rumah tangga berpenghasilan menengah dan kaya di ekonomi seperti Vietnam, Indonesia, dan Filipina diproyeksikan tumbuh sekitar 5% per tahun hingga 2030. Lembaga itu mengatakan kelompok konsumen ini adalah pasar besar berikutnya.

    Meski begitu, ada beberapa hal yang harus dipenuhi Apple untuk dapat berhasil di negara berkembang. Pertama yakni keberadaan Apple Store, di mana yang di Asia Tenggara saja hanya berada di beberapa titik seperti Singapura dan Thailand.

    “Bahkan Indonesia, negara kepulauan luas yang merupakan pasar ponsel pintar terbesar keenam di dunia, belum memiliki toko Apple fisik,” ujar Chiew Le Xuan, analis riset yang mengamati pasar smartphone di Asia Tenggara untuk Canalys.

    Selain itu, khusus di Indonesia, setidaknya 35% komponen barang elektronik yang dijual harus memiliki kandungan buatan lokal. Hal ini juga sempat mencegah Apple mendirikan toko di India selama bertahun-tahun hingga peraturan dilonggarkan pada 2019.




    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.