Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jokowi Mau Kasih Golden Visa untuk Bos ChatGPT Sam Altman
    Insight News

    Jokowi Mau Kasih Golden Visa untuk Bos ChatGPT Sam Altman

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Agustus 2023Updated:7 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Presiden Joko Widodo akan memberikan golden visa kepada Sam Altman, CEO perusahaan induk ChatGPT, OpenAI.

    Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

    Luhut menjelaskan aturan ini diperuntukan bagi warga negara manapun yang memiliki kapasitas intelektual tinggi, yang mau bekerja di Indonesia, seperti Sam Altman.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Misalnya ada orang yang punya kapasitas intelektual tinggi, researchers dari top university, orang-orang berpengaruh. Seperti (CEO) Chat GPT Sam Altman,” ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Senin (7/8/2023).

    “Presiden tadi juga karena dia mau dan sering ke Indonesia ya kita kasih,” imbuhnya.

    Lebuh lanjut Luhut mengungkapkan kebijakan golden visa rampung dalam waktu dekat. Adanya visa ini membuat Warga Negara Asing bisa tinggal lebih lama di Indonesia.

    “Mengenai golden visa saya kira mungkin dalam 1 – 2 minggu ini selesai. satu minggu lah,” kata dia.

    Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan, tahapan implementasi golden visa sudah dalam finalisasi.

    “PP-nya (Peraturan Pemerintah) akan difinalisasi dan segera akan difinalkan nanti setelah mendapat persetujuan Presiden,” ujar Sandi

    Sedangkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan dalam urusan ketenagakerjaan ini terkait dengan penggunaan tenaga kerja asing. Ia berharap dengan adanya fasilitas ini bisa mendatangkan investasi, juga transfer pengetahuan dengan pekerja asing.

    “[Syaratnya] ya pertama memang harus punya skill. mereka akan transfer pengetahuan, bila tenaga kerja kita belum bisa diajarin dulu sekian bulan sekian tahun ditransfer mereka pulang dan digantikan tenaga kerja kita,” katanya.

    Untuk diketahui, Golden visa merupakan produk keimigrasian yang memungkinkan warga negara asing untuk masuk dan tinggal di Indonesia dalam jangka waktu 5 hingga 10 tahun.

    Pemegang golden visa ini nantinya akan memiliki manfaat berbeda dengan pemegang visa umum. Yakni prosedur dan persyaratan permohonan visa dan urusan imigrasi lebih mudah dan cepat, mobilitas dengan multiple entries, jangka waktu tinggal lebih lama, hak untuk memiliki aset di dalam negara, serta menjadi jalur fast track untuk pengajuan kewarganegaraan.

    Rencananya ada 10 tipe golden visa yang diberikan yakni untuk investor perorangan di antaranya seperti investor pendiri perusahaan, investor tidak mendirikan perusahaan, diaspora WNA eks WNI, global talent, dan digital nomad.


    Artikel Selanjutnya


    4 Fakta ChatGPT yang Bikin Google-Microsoft Perang AI

    (dem)


    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.