Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jokowi Gelisah, 17,590 Orang Positif Covid Berkeliaran di Mal
    Insight News

    Jokowi Gelisah, 17,590 Orang Positif Covid Berkeliaran di Mal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 November 2021Updated:16 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Infeksi Covid-19 mulai terkendali di Indonesia. Bagi masyarakat kurang sehat terus disarankan untuk beraktivitas di dalam rumah. Namun masih ada saja yang membandel dengan nekat pergi keluar rumah meski tidak sehat.

    Hal ini terlihat dari data PeduliLindungi milik pemerintah. Dari pemantauan aplikasi pada 22 Oktober-12 November 2021, tercatat ada sebanyak 52.939.944 orang yang menggunakan aplikasi dan diperbolehkan masuk. Sementara itu, ada 17.590 orang yang positif Covid-19 yang beraktivitas di fasilitas publik seperti mal.

    “Dengan adanya PeduliLindungi ini, bahwa ternyata kita bisa lihat juga orang-orang yang sudah terkena (Covid-19) masih jalan-jalan,” ujarnya dalam webinar yang ditayangkan PKS TV seperti dikutip Selasa (16/11/2021).

    Ia menjelaskan, PeduliLindungi adalah salah satu aplikasi yang digunakan untuk membantu pemerintah mendeteksi aktivitas masyarakat. Ini untuk bisa dengan cepat melihat jika ada klaster positif Covid-19.

    “PeduliLindungi bisa membantu kita untuk screening,tracing untuk setiap aktivitas. Karena PeduliLindungi terkoneksi ke basis data vaksinasi nasional dan 1.800 lab nasional. Jadi kalau ada yang tes hasil keluar dan masuk ke basis data dan ini bisa kita gunakan,” kata dia.

    BGS, sapaan akrab Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, setidaknya ada enam aktivitas yang wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Pertama, aktivitas perdagangan modern seperti mall, dan juga pasar.

    Kedua, aktivitas transportasi baik laut, udara dan darat. Ketiga aktivitas pariwisata yang sebelumnya menjadi klaster terbanyak, seperti restoran dan warung makan. Keempat, aktivitas bekerja seperti di kantor dan pabrik. Kelima, aktivitas pendidikan mulai dari SD, SMP dan SMA. Keenam, adalah aktivitas keagamaan.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.